Berita

Net

Politik

Nasdem Dukung Penuh Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

KAMIS, 13 JULI 2017 | 03:03 WIB | LAPORAN:

Partai Nasdem menyatakan mendukung penuh langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) terkait organisasi kemasyarakatan.

Politisi Nasdem Ahmad Sahroni menjelaskan bahwa ormas dimaksud yang dilarang dalam perppu adalah yang dalam praktiknya berseberangan dan melawan ideologi negara Pancasila.

"Kita mendukung penuh langkah pemerintah ini. Saya bisa pastikan dengan adanya perppu ini maka bagi ormas yang anti dengan Pancasila akan segera dibekukan dan dicabut izinnya di Indonesia," katanya di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (12/7).


Sahroni menyayangkan masih adanya organisasi yang hidup di Indonesia tetapi menolak keberadaan daripada Pancasila. Untuk itu, penerbitan perppu oleh Presiden Jokowi sebagai langkah yang tepat.

"Langkah presiden sudah benar. Karena pembiaran terhadap ormas yang bertendensi anti Pancasila tidak boleh didiamkan dan berlarut-larut. Karena ini sedikit banyak akan selalu menganggu pemerintah dalam menjalankan roda perekonomian bangsa. Seharusnya berjalan dengan baik,  harmonis bisa terusik hanya gara-gara menghadapi gangguan dari ormas semacam itu," jelasnya.

Dia berpandangan jika penerbitan perppu bukanlah untuk memojokkan atau memusuhi satu agama atau kelompok tertentu. Melainkan murni untuk kepentingan bangsa dan negara.
 
"Kalau organisasi itu untuk membangun dan memajukan bangsa tentu kita selalu mendukung. Tetapi terhadap organisasi yang sebaliknya malah menghancurkan pondasi dan mendistorsi arah pendirian pembangunan bangsa ini maka kita harus lawan," tandas Sahroni yang juga anggota Komisi III DPR. [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya