Berita

Foto: Kemenpora RI

Olahraga

Memasyarakatkan Olahraga Lewat Gala Desa

MINGGU, 09 JULI 2017 | 06:23 WIB

Setelah pagi melepas Gowes Pesona Nusantara, Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan Arifin Majid dan Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad bersama Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid melanjutkan kembali kegiatannya dengan membuka Gala Desa di Kantor Bupati Lambok Barat Giri Menang, Sabtu (8/7) sore.

Gala Desa salah satu program Ayo Olahraga dari Kemenpora yang dirancang untuk menambah kebugaran dan kesehatan dari masyarakat Indonesia.

Prosesi upacara pembukaan Gala Desa diawali dengan defile kontingen. Dimulai dari pembawa bendera Merah Putih oleh Paskibra Lombok  Barat yang diikuti oleh Kecamatan Batu Layar, Kecamatan Gunung Sari, Kecamatan Lingsar, Kecamatan Narmada, Kecamatan Kuripan, Kecamatan Kediri, Kecamatan Labuapi,  Kecamatan Gerung, Kecamatan Lembar dan  Kecamatan Sekotong.


Sepuluh kecamatan  yang berasal ada di Kabupaten Lombok Barat menggerakkan para pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum yang berjumlah 2.000 orang   untuk ikut enam cabang olahraga (cabor). Usai defile dilanjutkan dengan Penyerahan bendera petaka dari Kemenpora melalui Asdep Pengelolaan Olahraga dan Pendidikan Arifin Majid kepada Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid.

Arifin Majid menyampaikan bahwa Gala Desa digelar untuk memasyarakat olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Dengan demikian masyarakat bisa termotivasi untuk berolahraga. Gala Desa ini mempertandingkan enam cabang olahraga yang terdiri dari sepak bola, sepak takraw, tenis meja, bola voli, bulutangkis, dan atletik.  

"Untuk cabang sepakbola, kita sudah ada perjanjian kerja bersama dengan Kemendes salah satunya adalah cabang olahraga sepakbola diberikan jatah sepuluh tim untuk diberangkatkan ke Jakarta dan akan bertanding dengan tim sepakbola dari 34 Provinsi dari 136 Kabupaten. Saya juga melihat sambutan dari pemerintah Lombok Barat cukup bagus. Karena itu ada kemungkinan dari 10 tim akan berasal dari Lombok Barat," ucapnya.

Selan itu, jelas dia, ajang Gala Desa digelar untuk memotivasi masyarakat khususnya yang ada di desa-desa untuk terus berolahraga dan selain itu juga  untuk mencari bibit-bibit atlet usia dini dari seluruh kalangan masyarakat di pelosok desa yang berpotensi untuk dijadikan sebagai atlet profesional milik Indonesia.

"Ini momentum kita untuk mengembalikan kejayaan olahraga Indonesia. Tidak ada cara lain selain mengajak partisipasi masyarakat lewat gerakan ini," tambahnya.

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid menyampaikan bahwa menyelenggarakan Gowes Pesona Nusantara 2017 dan sore hari sekaligus membuka Gala Desa 2017.

"Gala Desa ini merupakan kegiatan olahraga yang bernuansa desa. Dan ini merupakan yang pertama kali digelar di Lombok. Saya punya keyakinan kalau ini dipersiapkan dan dirancang dengan baik maka akan menimbulkan gelora yang jauh lebih besar lagi bagi masyarakat di tingkat desa  untuk lebih memasyarakatkan olahraga," katanya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya