Berita

Melania Trump dan Vladimir Putin/net

Dunia

Melania Gagal Hentikan Kemesraan Trump Dan Putin

SABTU, 08 JULI 2017 | 08:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Saking mesra dan panjangnya pertemuan pertama antara Presiden Donald Trump dan Presiden Vladimir Putin, pejabat Amerika Serikat dan Rusia mencoba berbagai cara untuk menghentikan pembicaraan.

Upaya itu bahkan sampai melibatkan "First Lady", Melania Trump.

Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, mengaku lebih dari satu kali mengingatkan Trump tentang waktu yang terbatas untuk pertemuan di tengah KTT G20 itu.


"Ada chemistry positif yang sangat jelas antara keduanya. Ada banyak masalah di atas meja, hampir semua hal tersentuh. Tidak satu pun dari mereka ingin berhenti," ungkapnya menggambarkan pertemuan itu

Salah satu alasan pertemuan itu butuh waktu lebih lama, jelas Tillerson, karena dua tokoh dunia itu baru pertama kali bertemu dan akhirnya saling mengenal satu sama lain dengan cepat.

Melania Trump pun terlibat.

Sebenarnya, Melania diagendakan untuk menghadiri tamasya bersama pasangan pimpinan negara G20 lainnya. Tetapi, demonstrasi besar sedang terjadi di seluruh Hamburg. Bentrokan antara demonstran dan polisi terjadi di jalan-jalan di luar hotel tempat pertemuan G20 berlangsung. Puluhan orang cidera. Sebuah operasi keamanan besar-besaran berusaha menahan massa demonstran.

Ibu Negara AS terkena imbas. Melania tidak diizinkan meninggalkan hotelnya di Hamburg karena demonstrasi tersebut.

"Polisi Hamburg tidak dapat memberi izin kepada kami untuk pergi," kata jurubicara Melania, Stephanie Grisham.

Melihat pertemuan yang "terlalu akrab" antara Putin dan Trump, pejabat AS pun mengirim First Lady untuk mencoba menghentikan pembicaraan yang terlalu panjang.

"Saya percaya mereka bahkan mengirim First Lady (Melania) pada satu momen, untuk melihat apakah dia bisa mengeluarkan kita dari sana, tapi itu juga tidak berhasil, Jelas dia gagal," ungkap Tillerson.

Pertemuan Trump dan Putin berlangsung hingga 2 jam 15 menit, satu jam setelah Melania masuk ke ruang pertemuan. [ald]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya