Berita

Mal Kota Kasablanka/net

Politik

Gara-gara Obama, Mal Kokas Sudah Ramai Sejak Pagi

SABTU, 01 JULI 2017 | 08:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Barack Obama memiliki magnet yang sangat besar bagi peserta Kongres Diaspora Indonesia ke-4 di Mal Kota Kasablanka atau biasa disebut Kokas.

Dikabarkan bahwa banyak orang sudah berada di mal tersebut sejak pagi tadi karena ingin menyaksikan pidato Presiden ke-44 Amerika Serikat tersebut di Hall Utama The Kasablanka lantai 3.

Pantauan redaksi tadi sekitar pukul 6 pagi, banyak mobil sudah mulai masuk melalui pintu masuk mal di kawasan Menteng Pulo tersebut. Padahal, biasanya mal mulai beroperasi pukul 10.00 WIB.


Menurut jadwal, acara Kongres Diaspora yang bakal dihadiri 3.500 peserta itu akan dimulai pada pukul 10.00 WIB.

Obama sendiri diperkirakan tiba di lokasi acara pukul 09.00 WIB, lalu akan menyampaikan pidato pembuka dan tanya jawab sekitar pukul 10.33 sampai 11.30 WIB. Pidato Obama akan mengulas tema globalisasi dan pluralisme.

Meskipun ada pengamanan khusus, Mal Kokas tetap akan buka seperti biasa jam 10.00 sampai jam 22.00 WIB tanpa pembatasan jumlah pengunjung.

Kongres diaspora Indonesia ke 4 akan dihadiri sejumlah tokoh-tokoh Indonesia di perantauan dan perwakilan sejumlah negara.

Ketua Board of Trustees Indonesian Diaspora Network Global (IDNG), Dino Patti Djalal, sempat mengatakan, inilah kongres diaspora terbesar sejak pertama kali diadakan di Los Angeles pada 2012. Kongres akan menghadirkan tokoh-tokoh diaspora yang ikonik sekaligus menjadi "festival of ideas" yang dinamis dan menarik untuk diikuti.

IDNG telah memiliki perwakilan di 65 kota di berbagai negara. Dan dari jutaan diaspora Indonesia, terdapat para profesional, seniman, dan pelajar yang kontribusinya belum banyak untuk Indonesia. Padahal mereka memiliki kemampuan yang telah diakui dunia internasional. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya