Berita

Foto: @ABC

Dunia

Gedung Putih: Assad Kembali Rencanakan Serangan Kimia

SELASA, 27 JUNI 2017 | 08:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gedung Putih merilis pernyataan yang menuduh rezim Bashar Al Assad sedang merencanakan serangan senjata kimia kepada orang sipil Suriah.

Keterangan pers Gedung Putih bertanggal 26 Juni 2017 diunggah akun twitter ABC News (@ABC) beberapa saat lalu. Isinya, AS mengindentifikasi rencana serangan kimia untuk pembunuhan massal rakyat sipil, termasuk anak-anak, oleh rezim Assad.

Rencana serangan ini disebut hampir sama dengan serangan senjata kimia yang terjadi pada 4 April lalu di Idlib yang menewaskan kurang lebih 70 orang. AS menuduh pemerintah dan militer Suriah sebagai dalang serangan kala itu. Namun tuduhan sudah dibantah Assad dan sekutunya, Rusia.


Dalam keterangan pers yang sama,  AS menekankan lagi misinya di Suriah adalah menghancurkan organisasi Negara Islam di Irak dan Suriah alias ISIS.

Namun, lanjut keterangan itu, jika rezim Assad kembali melakukan pembunuhan massal terhadap rakyat dengan senjata kimia, AS menjamin Assad dan militernya akan membayar "harga yang sangat mahal". [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya