Berita

Kesehatan

Puasa Bisa Minimalisir PJK

RABU, 21 JUNI 2017 | 15:28 WIB | LAPORAN:

RMOL. Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) menggelar diskusi media tentang manfaat puasa di bulan Ramadan merupakan saat terbaik untuk melaksanakan ketogenic diet, yaitu diet tinggi protein dan lemak sehat. Diet ini sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung koroner (PJK).

Wakil Chairman Siloam Heart Institute (SHI) dr Antono Sutandar SpJP (K) mengatakan, ketogenic diet saat berpuasa akan membakar lemak dan menurunkan berat badan penderita hipertensi, diabetes, dan obesitas.

"Umumnya, kita banyak mendengan keluhan-keluhan lambung yang meningkat pada saat berpuasa, ini merupakan gejala Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau yang dikenal dengan asam lambung. Dengan melakukan ketogenic diet, gejala ini bisa diminimalisir, sekaligus menghindari PJK," kata Anton.


Dr Antono menambahkan PJK disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner jantung yang membuat jantung kekurangan oksigen dan nutrisi untuk memompa darah.

Penyempitan atau penyumbatan ini terjadi karena adanya proses penumpukan lemak di dinding pembuluh darah yang berlangsung secara bertahap. "Keluhan penderita penyakit jantung koroner bervariasi umumnya berupa nyeri dada yang dirasakan di daerah bawah tulang dada agak ke sebelah kiri dengan rasa seperti beban berat, ditusuk-tusuk," ujarnya.

Sementara itu, Chairman SHI, dr Maizul Anwar mengatakan, awalnya kateterisasi dilakukan untuk mengetahui keadaan pembuluh otot jantung, ruang jantung, ukuran tekanan dalam jantung, dan pembuluh darah otot jantung dengan menggunakan selang kecil (kateter) dan sinar X di ruang kateterisasi (cath lab).

"Selanjutnya, melalui kateter yang sama dapat dilakukan pemasangan stent atau peripheral component interconnect (PC) untuk membuka penyempitan pembuluh darah koroner jantung," tegasnya.

Siloam sendiri memiliki paket pemeriksaan jantung setiap bulannya dengan biaya Rp 599.000 termasuk konsultasi spesialis jantung dan pembuluh darah, treadmill test, electrocardiogram (EKG) CT Calcium Scan, dan laboratorium darah. Selain itu, kateterisasi mulai Rp 10,5 juta, pemasangan stent mulai Rp 32,8 juta dan CABG mulai dari Rp 85 juta.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya