Berita

Febri Diansyah/Net

Politik

Diancam Anggaran Distop, KPK Minta DPR Hormati Aturan Hukum

SELASA, 20 JUNI 2017 | 20:13 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan anggota DPR untuk tetap menggunakan kewenangan sebagai lembaga negara sesuai ketentuan yang berlaku.

Begitu kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah menanggapi wacana Pansus Angket DPR membekukan anggaran KPK dan Polri tahun 2018.

"Lebih baik kita sama-sama menghormati aturan hukum yang berlaku. Jangan sampai kemudian jika ada pemangkasan aliran dana dapat berdampak pada pemberantasan korupsi," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/6).


Meski begitu, KPK yakin sebagai lembaga negara, DPR akan tetap mematuhi perundang-undangan yang berlaku. Terlebih, belum diketahui pasti apakah wacana itu pendapat perorangan atau pendapat kelembagaan.

"Kami masih cukup percaya secara kelembagaan DPR akan mematuhi dan mengikuti aturan hukum ketata negaraan yang ada. Nanti kita lihat bersama-sama. Karena ini menyangkut kepentingan hukum," jelas Febri.

Pansus Angket KPK sempat bereaksi keras lantaran KPK tidak mau memenuhi permintaan DPR untuk mendatangkan Miryam S Haryani, tersangka pemberi keterangan palsu pada sidang korupsi KTP elektronik, di rapat pansus. DPR, semakin jengkel lantaran Kapolri Jenderal Tito Karnavian menolak menjemput paksa Miryam.

Atas alasan itu, anggota Pansus Angket KPK, M Misbakhun menyarankan DPR untuk membekukan anggaran KPK-Polri untuk tahun 2018. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya