Berita

M Iriawan/Net

Politik

Kapolda Akan Tindak Tegas Anggota Brimob Penganiaya Wartawan Antara

SENIN, 19 JUNI 2017 | 17:23 WIB | LAPORAN:

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan telah menginstruksikan Bid Propam Polda Metro Jaya (PMJ) untuk mengusut kasus penganiayaan yang menimpa wartawan Kantor Berita Antara, Ricky Prayoga (Yoga).

Iriawan menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas jika oknum anggota Brimob yang berlagak seperti preman itu terbukti melakukan pelanggaran etik kepolisian.

"Saya sudah minta Propam untuk menindaklanjuti ya. (Jika terbukti melanggar etik) kita akan berikan sanksi tegas ya kepada anggota," tegas mantan Kadiv Propam Polri itu di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/6).


Kapolda yang akrab disapa Iwan Bule itu mencontohkan kasus anggota Brimob di Pamulang yang diduga stres. Lalu, menembakkan senjata api (senpi) ke rumah anggota DPR RI Jazuli Juwaini.

"Seperti kasus penembakan ke umah anggota DPR di Pamulang, kami sanksi tegas. Kelalaian pun saya beri sanksi, apalagi itu sengaja," jamin alumni Akpol 1984 itu.

Sejauh ini, papar Iriawan, pihaknya sudah memeriksa tiga oknum anggota Brimob terkait hal tersebut. Iriawan juga meminta agar tidak menggeneralisir anggota Brimob PMJ.

Mengingat, pihak kepolisian selama ini sudah melakukan langkah-langkah yang humanis ketika berhadapan dengan masyarakat.

"Itu (tindakan humanis) sudah kami lakukan. Sekarang jauh lebih baik. Ya ini diantara sekian ribu (anggota Brimob), ada saja tipikal orang yang berlainan. Oknum namanya. Jangan dijustifikasi," imbau Iriawan.

Aksi arogansi dan kekerasan oknum aparat Brimob dialami Yoga saat meliput kejuaraan badminton di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu (18/6) sore.

Saat itu, korban yang tengah mengantre di ATM JCC, dihampiri seorang anggota Brimob bernama Adam dan memandangnya seolah dicurigai sebagai kriminal.

Sempat ribut mulut, korban akhirnya ditarik paksa oleh Adam dan beberapa rekannya sesama anggota Brimob. Bahkan, korban sempat dimaki, diajak berkelahi, diancam culik hingga hendak "dikokang" oleh oknum anggota tersebut.

Padahal, korban masih mengenakan ID card peliput kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka tersebut.  [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya