Berita

Imam Nahrawi/Humas Kemenpora

Olahraga

Dari Atas Pos Ronda, Menpora Ucapkan Selamat Untuk Owi/Butet

SENIN, 19 JUNI 2017 | 11:21 WIB | LAPORAN:

Pertandingan final ganda campuran Indonesia Tantowi Ahmad/ Liliyana Natsir di ajang Indonesia Open 2017, Minggu (18/6) malam memang menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Salah satunya bagi Menpora Imam Nahrawi, di atas pos ronda depan rumahnya di daerah Kedung Cangkring, Sidoarjo, Menpora bersama masyarakat dan warga sekitar menyaksikan kemenangan Owi/Butet atas pasangan China Zheng Siwei/Chen Qingchen dua set langsung, 22-20, 21-15.

Dengan masih menggunakan sarung dan kopiah usai acara Buka Puasa Bersama dengan IKA UINSA dan warga Kedung Cangkring, Menpora bersama warga duduk di pos ronda untuk menyaksikan laga final Owi/Butet.


Menpora terlihat tegang menyaksikan pertandingan, salah satu penyebabnya yakni cedera yang didera Liliyana Natsir membuat permainan sedikit mengkhawatirkan. Namun dengan semangat yang luar biasa, pasangan kebanggaan Indonesia ini bisa mengobati puasa gelar Indonesia di ajang Indonesia Open kali ini.

"Saya mohon maaf sebelumnya tidak bisa menyaksikan langsung di Plenary Hall JCC Jakarta, tapi saya bersama warga dan teman-teman bisa menyaksikan dari sini. Alhamdulilah akhirnya Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil mempersembahkan gelar untuk Merah Putih di ajang Indonesia Open tahun ini. Perjuangan mereka sangat luar biasa, meski dengan kondisi sakit Liliyana Natsir terus berjuang dengan maksimal. Semangat dan perjuangan mereka sangat luar biasa dan harus bisa menjadi contoh bagi pebulutangkis muda lainnya. Sekali lagi saya ucapkan selamat untuk Owi dan Butet," kata Menpora.

Ia berharap kemenangan ini menjadi pemacu semangat buat bulutangkis Indonesia di kejuaraan internasional berikutnya. Meski hanya mengoleksi satu gelar juara, Menpora menilai semangat yang ditunjukkan Owi/Butet ini patut ditiru oleh pemain muda lainnya.

"Pemain muda tidak boleh gampang menyerah dan putus asa, harus tetap semangat.
Secara keseluruhan saya ucapkan terima kasih kepada PBSI, kepada seluruh pemain dan seluruh pecinta bulutangkis Indonesia yang sudah memberikan dukungan luar biasa," ucapnya.

Owi/Butet yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di partai final mampu menunjukkan permainan terbaik mereka.

Kejar mengejar skor terjadi di set pertama. Skor sempat imbang 17-17. Sempat terjadi deuce, hingga akhirnya Owi/Butet memenangkan set pertama dengan skor 22-20. Owi/Butet sempat tertinggal di set kedua. Namun, dengan kegigihan mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 14-14.

Setelah itu, pasangan Indonesia ini tampil di atas angin. Mereka pun menang 21-15. Owi/Butet memenangkan pertandingan dalam waktu 45 menit. Ini menjadi satu-satunya gelar yang diraih Indonesia di Indonesia Open 2017.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya