Berita

Pemuda Muhammadiyah Jabar/Net

Politik

Pemuda Muhammadiyah Jabar Siapkan Diri Terjun Ke Politik

MINGGU, 18 JUNI 2017 | 16:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seluruh kader Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat diimbau untuk bisa mempersiapkan diri terjun ke area politik kebangsaan.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Iu Rusliana meminta para kader untuk tidak lagi memahami politik sebagai area kotor khusus bagi orang yang punya duit.

"Bisa terjun di parpol, bisa di pengawasan, penyelenggaraan, pemantauan, atau berbagai posisi kepemimpinan publik. Jangan biarkan parpol dan lembaga publik dikuasai oleh orang jahat, orang baik harus berpolitik. Jadikan politik sebagai ekspresi kesalehan publik," tegasnya saat memberikan orientasi dalam acara Madrasah Kebangsaan Angkatan Tiga Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat, Sabtu (17/6) malam.


Kontribusi politik para kader muda itu, lanjut Iu Rusliana, merupakan wakaf politik yang bernilai jangka panjang dan bermanfaat bagi anak cucu. Ia mencontohkan perpolitikan saat ini yang sejatinya merupakan hasil dari kebijakan lama, era pemerintahan sebelumnya.

"Sehingga kalau kita jadi wakil rakyat, penyelenggara pemilu atau komisioner, melakukan kebijakan pro rakyat, bukankah itu warisan kebaikan untuk generasi mendatang," jelasnya.

Iu Rusliana pun mengingatkan bahwa sikap apatis, budaya pragmatis wani piro, menjual suara dengan murah, adalah bagian dari sikap jahat. Semua itu jika diteruskan hanya akan mewariskan kerusakan bagi generasi penerus.

"Hukum yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara ini kan dibuat para politisi di parlemen. Sementara kita memilih mereka, lalu mereka bertindak seenaknya, sesuai hawa nafsu mereka. Ini sama saja ketika kita memilih mereka, sesungguhnya kita tengah andil menciptakan kerusakan terjadi di negeri ini," jelasnya lagi. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya