Berita

Rijal dan Jamran/RMOL

Politik

Setelah Tumbangkan Ahok, Rijal: Dari Utara Kami Kembali Lawan Jokowi

MINGGU, 18 JUNI 2017 | 02:25 WIB | LAPORAN:

Pasca dinyatakan bebas setelah menjalani vonis hukuman penjara 6 bulan 15 hari di penjara Cipinang, dua terpidana makar yang juga merupakan aktivis pergerakan, Rijal dan Jamran menggelar acara silaturrahim dan buka puasa bersama.

Dalam orasinya Rijal memaparkan bahwa sejak lama aparat kepolisian meminta ia menghentikan memimpin perlawanan terhadap terpidana kasus penistaan agama Basuki T Purnama (Ahok).

Karena sikapnya tidak goyah, pada dini hari 12 Desember 2016 lalu, Rijal ditangkap sekolompok polisi yang dipimpin AKBP Sandi Hermawan yang kemudian diketahui adalah adik dati Kapolda Iriawan alias Iwan Bule untuk kemudian diboyong ke Mako Brimob, Depok.  


Rijal pun mengenang jika ia sempat syok bertemu dengan kakaknya Jamran dan juga aktivis Sri Bintang Pamungkas (SBP).

"SBP cuma tanya ini cina dari mana ya. Karena muka saya yang mirip keturunan dikira SBP saya orang cina. SBP kemudian bingung kenapa ada orang cina makar," kenang Rijal sambil bercanda di kediamannya, Warakas, Tanjung Priok, Sabtu (18/6).

Rijal pun menegaskan apa yang dilakukan dia dan kawan-kawannya adalah gerakan hati nurani kebenaran. Rijal pun mengaku sangat mengetahui kebohongan presiden Joko Widodo di Pilpes sampai kedzaliman  yang dilakukan oleh Ahok yang disokong serikat taipan rasis.

"Selaku Presiden Persatuan Mantan Napi (Permana), organisasi yang didirikan oleh para napi Cipinang dan saya didaulat sebagai ketua organisasinya, saya menyerukan Dari Utara Kini Kami Kembali Lawan Jokowi," tegas Rijal.

Di tempat yang sama, Jamran menyampaikan bahwa melawan kedzaliman bukan sekedar keberanian, tetapi semnagat ukhuwah (persatuan) yang paling utama.

"Penjara kata dia hanya bisa memenjarakan fisiknya, tetapi bukan kemerdekaan hati dan pikirannya," tegas Jamran.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya