Berita

Irma Suryani Chaniago/Net

Politik

RS Yang Menolak Pasien BPJS Kesehatan Harus Dihukum

SABTU, 17 JUNI 2017 | 01:21 WIB | LAPORAN:

Demi memberikan pelayanan kesehatan optimal di masa mudik Lebaran dan perayaan Idul Fitri nanti, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diminta terus memelototi semua rumah sakit (RS) dalam melayani pasien BPJS Kesehatan. Jika ada RS yang terbukti menolak pasien BPJS Kesehatan, harus diberi saksi tegas.

"Kemenkes harus mengeluarkan surat edaran terkait kewajiban RS melayani pasien BPJS Kesehatan secara bertanggung jawab. Kemenkes harus memberikan punishment pada RS yang menolak pasien BPJS Kesehatan,” pinta Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago, Jumat (16/6).

Untuk pihak BPJS Kesehatan, Irma meminta harus memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat, prosedur, dan hak peserta BPJS Kesehatan bila ingin memanfaatkan kartu mereka saat berobat di RS. Dengan begitu, RS tidak bisa lagi semena-mena dalam memperlakukan pasien BPJS Kesehatan.


Menurut politisi Nasdem ini, mudik dan Idul Fitri sering menjadi momen kritis dalam pelayanan kesehatan. Dengan alasan berkurangnya petugas medis yang berjaga, pihak RS sering tak tanggap terhadap pasien yang membutuhkan pertolongan. Dengan ketegasan Kemenkes, diharapkan tidak ada lagi RS yang ogah-ogahan dalam memberikan pelayanan selama mudik dan Lebaran nanti, termasuk kepada pasien BPJS Kesehatan.

Irma juga meminta momen mudik dan Lebaran ini dijadikan ajang untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Kesehatan. Caranya, dengan memberikan pemudik pelayanan kesehatan optimal sekaligus mengajak mereka segara mendaftar menjadi anggota BPJS Kesehatan.

“Untuk mengantisipasi pemudik, Kemenkes dan RS dapat menyediakan pelayanan kesehatan gratis di sepanjang jalur mudik. Momentum ini juga dapat digunakan BPJS Kesejatan untuk memberikan formulir pendaftaran berikut prosedur dan manfaatnya bagi para pemudik,” tandasnya.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pemudik, Kemenkes sudah menjalin kerjasama dengan Jasa Marga dalam menyediakan pos kesehatan. Di tahun ini, Kemenkes menyiapkan 913 pos kesehatan, 2.228 puskesmas, 374 rumah sakit, 207 pos kesehatan pelabuhan, dan 104 PSC (public safety center) di sepanjang jalur mudir. Total pos kesehatan yang disediakan Kemenkes adalah 3.826. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang hanya 3.583 pos. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya