Berita

Pertahanan

Komjen Syafruddin: Indonesia Yang Kaya Ini Wajib Kita Jaga Bersama

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 21:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia menjadi negara yang dihormati dan disegani serta punya martabat di mata dunia. Hal itu karena Indonesia memiliki umat muslim terbesar di dunia, mempunyai luas wilayah yang luas, dan sumber daya alam yang melimpah.

"Seluruh kekayaan Indonesia lengkap, tidak seperti negara lainnya," jelas Wakapolri Komjen Syafruddin dalam sambutan di hadapan ratusan jamaah sebelum berbuka bersama di Mesjid Almarkaz Al-Islami Makassar, Jumat (16/6).

Bersama Kapolda Sulsel Irjen Muktiono, serta beberapa pejabat dari mabes Polri dan Polda Sulsel, Wakapolri berbuka bersama sekaligus melaksanakan sholat Magrib berjamaah di mesjid yang pendiriannya diprakarsai Jenderal M. Yusuf tersebut.


Karena itu dia mengingatkan Indonesia yang dibangun berdasarkan keberagaman dan kebinekaan wajib dijaga bersama agar NKRI tetap aman.

Lebih lanjut dikatakan bahwa di negara muslim lain terjadi bentrok, konflik horizontal karena politik, sesama umat Islam, ironinya, sebagian umat Islam Indonesia ingin ke negara tersebut, dengan alasan jihad.

"Lebih baik kita berjihad demi kemajuan negara kita, jaga hubungan wataniyah dan insaniyah, saya rasa itulah yang terbaik bagi kita," lanjut tokoh asal Makassar ini, seperti dilansir tribratanews.polri.go.id.

Kedatangan Wakapolri dan rombongan disambut langsung para pengurus Yayasan Islamic Center Almarkaz Al Islami Prof DR. Basri Hasanuddin dan Prof DR. Rahman Getteng.

Wakapolri berbuka puasa di masjid tersebut usai menghadiri Deklarasi kesetiaan PTN se-Kawasan Timur Indonesia pada NKRI di Kampus Unhas. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya