Berita

Mahyudin

Wakil Ketua MPR Dukung Sekolah Lima Hari

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 18:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kebijakan sekolah lima hari yang diwacanakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajid Effendy, ditanggapi positif oleh Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin.

Namun Mahyudin memaklumi gelombang penolakan yang datang dari sebagian publik. Menurut dia, segala keputusan yang diambil pasti akan menghasilkan pro dan kontra.

"Segala keputusan yang diambil di Indonesia selalu menghadirkan pro dan kontra termasuk rencana sekolah lima hari," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/6).


Mahyudin menganggap kebijakan sekolah lima hari sebagai hal yang baik berdasar pengalaman pribadi anak kandungnya sendiri.

"Anak saya sekolah di sekolah lima hari, prestasi dan nilainya bagus," ungkapnya.

Untuk menghadapi pro dan kontra tentang sekolah lima hari, Mahyudin mengusulkan agar model itu diterapkan dahulu di daerah-daerah perkotaan.

"Dicoba di daerah perkotaan, tidak harus sekaligus serentak di seluruh Indonesia," katanya.

Selain bisa dicoba di daerah tertentu, jam sekolah pun tidak harus ala full day.

"Mata pelajaran yang ada tidak harus dipadatkan," kata dia.

Dirinya menyarankan publik untuk melihat contoh sekolah-sekolah yang sudah menerapkan kegiatan belajar mengajar lima hari yang hasilnya cukup memuaskan.

"Sekolah itu selanjutnya bisa menjadi contoh dan bisa dilakukan," pungkasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya