Berita

Pertahanan

Wakapolri: Mahasiswa Kekuatan Utama Dalam Memperkokoh NKRI

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 14:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakapolri Komjen Syafruddin menggelorakan semangat nasionalisme dan kebangsaan kepada para mahasiswa dan kalangan kampus pada umumnya.

Karena rasa nasionalisme dan kebangsaan ini harus terus dipupuk di tengah arus globalisasi dan ancaman radikalisme-terorisme.
 
"Mahasiswa adalah kekuatan utama dalam memperkokoh Pancasila dan NKRI," tegas Wakapolri.


Wakapolri menyampaikan itu dalam acara Deklarasi Pernyataan Sikap Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Kawasan Indonesia Timur tentang kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di di Kampus Universitas Hasanuddin Hasanuddin, Makassar (Jumat, 16/6).

Juga hadir dalam kesempatan itu Menteri Ristek Dikti Prof. M. Nasir Phd, Ketua Konsorsium PTN Se-KTI, Prof. Haji Masjaya, Rektor Unhas, Prof. Dwiria Pulubuhu. Tak ketinggalan Perwakilan 29 PTN Se-KTI dan ribuan mahasiswa.

Selain sebagai ajang kebangsaan, Wakapolri juga memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana silaturahim dengan para akademisi.  Terlebih saat ini dalam suasana bulan suci Ramadhan.

Usai mengobarkan semangat kebangsaan, Wakapolri diagendakan akan bersilaturahim bersama tokoh agama di Mesjid Al Markaz sekaligus buka puasa bersama dan akan memberikan pesan Kamtibmas terkait Cinta Tanah Air kepada Jemaah Masjid.

Turut serta Kapolda Sulsel Irjen Muktiono yang mendampingi Wakapolri. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya