Berita

Net

Hukum

Pansus Angket KPK Jadwalkan Periksa Miryam Haryani

RABU, 14 JUNI 2017 | 21:17 WIB | LAPORAN:

Panitia Khusus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemanggilan mantan anggota Komisi II DPR RI Miryam S. Haryani. Untuk menggali keterangan dari tersangka pemberian keterangan palsu dalam sidang kasus korupsi proyek pengadaan kartu identitas elektronik (e-KTP) tersebut.

"Kita akan panggil pertama kali untuk konfirmasi adalah Ibu Miryam. Yaitu beliau ini yang telah berikan surat yang tegaskan sejumlah orang yang dituduhkan berikan tekanan, dan surat tersebut nyatakan beliau tidak ditekan. Kita akan konfirmasi pada hari Senin setelah paripurna," jelas Wakil Ketua Pansus Angket KPK Taufiqulhadi di Komplek Parlemen, Jakarta (Rabu, 14/6).

Menurutnya, dalam waktu dekat pansus segera mengirimkan surat ke KPK, agar dapat memberikan izin kepada Miryam untuk menghadiri rapat pansus. Taufiq memastikan jika KPK tidak memberikan izin kepada Miryam maka pihaknya tidak akan meminta bantuan dari pihak kepolisian.


"Kita tidak ada bantuan ke kepolisian," ujarnya.

Selain itu, Pansus Angket KPK juga akan membuka posko. Di mana, posko akan dijadikan tempat pengaduan dan masukan segala bentuknya yang dibutuhkan oleh pansus.

"Kita akan buka posko segera. Kami akan perlihatkan tempat peresmiannya. Insya Allah akan diajukan kepada pimpinan DPR," demikian Taufiq. [wah] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya