Berita

Armyn Gultom/Net

Politik

Fokal IMM Dukung Penuh Kebijakan 5 Hari Sekolah

RABU, 14 JUNI 2017 | 11:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Koordinator Nasional (Kornas) Forum Komunikasi Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendukung penuh kebijakan delapan jam belajar dengan lima hari sekolah pada tahun ajaran 2017/2018, yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Ketua Kornas Fokal IMM Armyn Gultom menyebut bahwa kebijakan ini merupakan implementasi dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sebagaimana tertuang dalam Permendikbud 23/2017 tentang Hari Sekolah. Ia menyebut bahwa kontroversi yang muncul di tengah masyarakat saat ini disebabkan karena kekurangpahaman masyarakat akan terobosan positif Kemendikbud itu.  

"Kornas Fokal mendukung penuh kebijakan Kemendikbud. Kami mensinyalir penolakan yang timbul dari sebagian kecil masyarakat karena dilandasi oleh kekurangpahaman mengenai terobosan positif Kemendikbud ini yang dilakukan untuk mendukung nawacita," ujar Armyn Gultom dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (14/6).


Armyn menjelaskan bahwa pokok utama PPK adalah upaya dari Mendikbud dalam menerjemahkan nawacita bahwa pendidikan karakter untuk mendapatkan porsi yang besar di sekolah. Mendikbud berharap generasi muda Indonesia bukan hanya cerdas dan terampil tapi juga berkeperibadian luhur dan berintegritas.

"Ada lima nilai utama yang akan diimplementasikan, yaitu religius, nasionalis, gotong-royong, mandiri, dan integritas," papar Armyn.

Menurutnya, kekhawatiran dari beberapa pihak bahwa PPK akan menyebabkan madrasah diniyah akan gulung tikar sangat tidak beralasan.

"Justru madrasah diniyah akan semakin kuat karena akan menjadi salah satu sumber belajar yang terintegtasi ke dalam PPK," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya