Berita

Kim Jong Il/Net

Dunia

Partai Pekerja Korea Mengenang Kepemimpinan Kim Jong Il

RABU, 14 JUNI 2017 | 11:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Pekerja Korea di Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara mengenang dua tokoh besar negara itu, Kim Il Sung dan Kim Jong Il.

Dalam rilis yang diterima, disebutka bahwa keduanya memainkan peranan luar biasa dalam membangun dan membesarkan Partai Pekerja Korea.

Presiden Kim Il Sung, merupakan pemimpin luar biasa yang mendirikan Partai Pekerja Korea dan membangunnya menjati kekuatan orotitatif yang membimbing masyarakat Korea dan menggariskan nilai perjuangan kemanusiaan.


“Ajaran Presiden Kim Il Sung diteruskan dengan brilian oleh Ketua KIm Jong Il yang memimpin Komisi Pertahanan Nasional RRDK,” tulis rilis itu.

Juga disebutkan bahwa Kim Jong Il mengembangkan Partai Pekerja Korea menjadi kekuatan yang memimpin jalannya revolusi Songun dan menapak jalan kemenangan dengan pasti.

Untuk jasa-jasanya dalam memperkuat pondasi Korea Utara sehingga mampu menjadi negara yang tumbuh, Kim Jong Il mendapat penghargaan yang amat tinggi sebagai Sekretaris Partai Pekerja Korea.

Kim Jong Il mulai bertugas di Pimpinan Pusat Partai Pekerja pada tanggal 19 Juni 1964.

Dia memformulasikan ajaran Kimilsungisme dan membangun model sehingga Partai Pekerja Korea berdasarkan Kimilsungisme memasuki tahapan pembangunan berikutnya.

Kim Jong Il juga memperkuat gagasan Juche dan ide-ide lain yang relevan dalam membangun dan mengembangkan Partai Pekerja Korea menjadi partai yang kuat secara ideologi dan kepemimpinan. Partai Pekerja Korea di bawah kepemimpinan Kim Jong Il mampu menjadi partai yang bekerja demi kesejahteraan rakyat Korea.

Yang juga patut dicatat dengan tinta emas adalah peranan Kim Jong Il membangun gagasan Songun untuk menghadapi permusuhan abadi dari negara-negara musuh Korea Utara.

“Dia memimpin jalan politik Songun secara komprehensif,” tulis keterangan itu lagi.

Di bawah kepemimpinannya yang berbasis di Songun, kepemimpinan Partai Pekerja Korea atas Tentara Rakyat Korea didirikan pada tingkat yang lebih tinggi dan Partai Pekerja Korea yang didukung pondasi kesatuan tentara-rakyat yang hebat.

Dia juga memastikan bahwa tentara memberi contoh bagi warga sipil untuk mengikuti dalam mendukung ideologi dan tujuan Partai Pekerja Korea, dan semua orang meniru semangat melayani, sehingga mewujudkan persatuan antara Partai Pekerja Korea dan Tentara Rakyat Korea.

“Akibatnya, Partai Pekerja Korea  dengan andal membela sosialisme meski menghadapi tantangan dari musuh-musuh Korea, dan menyediakan batu loncatan untuk membangun sebuah negara sosialis yang berkembang,” demikian pernyataan itu. [dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya