Berita

Rizieq Shihab/net

Hukum

Wakapolri Kasih Sinyal "Aman" Soal Paspor Rizieq Shihab

MINGGU, 11 JUNI 2017 | 01:05 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri menegaskan belum berencana mencabut paspor milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Masih ada tahap-tahap yang harus ditempuh sebelum mengambil langkah tersebut.

‎"Belum sampai ke sana (pencabutan paspor). Itu mekanismenya imigrasi nanti. Kan ada langkah-langkahnya seperti visa dan lainnya," tegas Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (10/6).

Pernyataan Syafruddin tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan.


Sebelumnya, Iriawan menyatakan pihaknya tengah menyusun rencana untuk mencabut paspor Rizieq. Hal itu mengacu pada sikap Rizieq yang belum juga memperlihatkan niat untuk kembali ke Indonesia. Pencabutan paspor menjadi salah satu opsi yang masih dipertimbangkan.

"Kemungkinan itu (pencabutan paspor) ada. Tapi kami belum putuskan. Kita lihat perkembangan saja. Yang jelas, mau tak mau, peristiwa ini, apa pun yang dilakukan Habib Rizieq, ini harus dihadapi," kata Iriawan, Kamis (8/6) lalu.

Saat ini, Rizieq berstatus tersangka dan menjadi buronan polisi. Polisi bahkan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk tersangka kasus percakapan porno dengan Firza Husein tersebut.

Terkait upaya pencabutan paspor, polisi menganggap Rizieq tidak menunjukan itikad baik untuk kembali ke Indonesia demi menjalani proses hukum.[san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya