Berita

Syafruddin/Net

Hukum

Polisi Tegaskan Proses Hukum Oknum Ulama Tetap Jalan

SABTU, 10 JUNI 2017 | 16:03 WIB | LAPORAN:

. Polisi menegaskan tidak akan terpengaruh intervensi dari pihak mana pun terkait proses hukum oknum ulama.

Termasuk Komnas HAM mau pun Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

"Kami (polisi) ikuti mekanisme hukum! Jangan mekanisme yang lain," tegas Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (10/6).


Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mendatangi Kemenko Polhukam Jakarta Pusat, Jumat (9/6).

Pigai menyampaikan laporan terkait dugaan kriminalisasi ulama dan aktivis alumni 212 dan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Apa yang kami lakukan tetap dalam koridor proses hukum. Kami hormati proses hukum. Yang bisa hentikan proses hukum hanya pemerintah, yaitu presiden. Mudah-mudahan pemerintah bisa ciptakan kedamaian," kata Pigai saat itu.

Seperti diketahui, tudingan kriminalisasi ulama kian mencuat setelah Rizieq Shihab ditetapkan tersangka kasus dugaan percakapan porno dengan Firza Husein.

Rizieq ditetapkan tersangka karena dianggap mempersulit proses penyidikan. Polisi bahkan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk menangkap Rizieq yang buron sejak 26 April lalu. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya