Berita

Amien Rais (peci hitam)

Politik

Zeng Wei Jian: Jangan Goyang Pak Amien

SELASA, 06 JUNI 2017 | 12:50 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

CHARACTER assasination (pembunuhan karakter) adalah metode menjatuhkan reputasi seseorang. Sama seperti "smear campaigns", targetnya: pejabat, politisi, figur publik. Setelah Habib Rizieq, kali ini Pak Amien Rais jadi "target operasi".

Seseorang di power circle berusaha meredam gerakan The King Maker. Mereka takut. Belakangan, Pak Amien aktif dalam serangkaian Aksi Bela Islam, petisi tolak kriminalisasi ulama, tes DNA, skandal korupsi Ahok dan lain sebagainya.

Agar Pak Amien Rais tampak buruk dan unworthy, metode "4D" ini dipakai: descredit, defamation, demonize, dehumanize.


Dalam politik, character assasination dan smear campaigns bukan barang baru.

Thomas Jefferson menyewa jurnalis melancarkan fitnah terhadap John Adams. Keduanya, sama-sama The Founding Fathers of USA. Abraham Lincoln juga abis-abisan diserang para pesaingnya.

Out of nowhere, tanpa basa basi, JPU menyebut nama Amien Rais. Publik langsung vonis Amien Rais terlibat korupsi dana alkes Siti Fadilah Supari.

Ini juga lagu lama. Taktik character assasination terdiri dari ad-hominem attacks. Selain manipulasi rumor, distorted news, half-truths dan kebohongan vulgar. Cara-cara khas propaganda majalah gossip.

Taktik-taktik keji ini efektif merusak reputasi si target. Citranya keburu ternoda sebelum kebenaran terungkap. Karena, memang itu motifnya.

Penulis Joseph Burgo (2016), dalam buku "The Narcissist You Know" mengidentifikasi para pelaku smear campaigns dan character assasination sebagai psychopaths dan narsistik.

Saya ngga tau apa seseorang di power-circle dan Gunawan Muhamad bisa masuk kategori psikopat dan narsis.

Tapi, memelintir berita foto Amien Rais yang sedang berzikir menunggu kelahiran cucu sebagai foto lunglai ketakutan karena korupsinya ketauan adalah perbuatan keji. Dan Gunawan Muhamad melakukan itu. [***]

Penulis adalah kolumnis dan aktvis Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi (Komtak)

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya