Berita

Kader IMM/net

Politik

DPP IMM: Teriak-Teriak Transparansi, Faktanya ICW Menutup Diri

MINGGU, 04 JUNI 2017 | 00:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammdiyah, Taufan Putra Revolusi meminta agar aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan.

Pasalnya, pernyataan ICW sejauh ini dinilai sangat tendensius dan cenderung lebih memperkeruh suasana, termasuk dalam kasus dugaan korupsi yang membawa-bawa nama Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Sementara di lapangan pun kata Taufan tidak semua orang mempercayai pernyataan-pernyataan ICW.

"Soal kasus yang menyerempet pak Amien, ICW jelas-jelas tendensius. Pernyataannya sangat memojokkan dan tidak mendidik. Kami jelas sangat keberatan," tegas Taufan kepada redaksi, Sabtu (3/6).


Kalau mau bicara soal bersih, IMM juga menginginkan agar ICW lebih membuka diri. Termasuk menjelaskan sumber dana operasional lembaga itu. Selama ini, kata Taufan ICW selalu teriak-teriak transparansi. Padahal faktanya mereka sendiri terkesan menutup diri.

"Beberapa waktu lalu kan sempat ada yang mempersoalkan. Sampai saat ini, tidak ada keterbukaan juga. Sebagai lembaga publik yang sering mengatasnamakan rakyat, kita kan perlu tahu juga dalamannya ICW," tegas Taufan.

Karena itu, IMM mengimbau agar ICW dalam memberikan pernyataan diorientasikan pada kesejukan dan ketentraman. Jangan sampai pernyataan lembaga swadaya masyarkat (LSM) itu kata Taufan justru menimbulkan gesekan di masyarakat.

"Aktivis-aktivis ICW yang kebanyakan berlatar belakang hukum semestinya lebih tahu tentang hal ini,"demikian Taufan.[san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya