Berita

Hanif Dhakiri/Net

Politik

Pancasila Itu Untuk Kita Semua

SABTU, 03 JUNI 2017 | 20:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sejumlah tokoh hadir dalam acara peringatan Hari Lahir Pancasila dengan tema "We The Nation" di Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan, Sabtu (3/6).

Diantaranya Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Sukmawati Soekarnoputri, Addie M dan Ketua Umum Komunitas Banteng Muda (KBM) Banyu Biru Djarot.

Puluhan artis juga turut hadir, antara lain Wulan Guritno, Baim Wong, Chico Hakim, Tsamara Amany,  Lukman Sardi, serta penampilan khusus Kikan dan Candil dengan sejumlah lagu nasiolisme yang membuat suasana makin meriah.


Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan, siapa pun yang mengaku dan merasa diri sebagai warga dan masyarakat negara Indonesia wajib hukumnya memegang Pancasila dalam kehidupan bernegara. Pancasila harus tertanam kuat sebagai idiologi bangsa dan negara.

"Pancasila ini untuk semua kita. Bukan untuk golongan atau kelompok tertentu saja," ujarnya.

Hanif juga mengatakan bahwa Pancasila itu satu dan mempersatukan Indonesia yang sangat luas dan kaya. Pancasila menyatukan Indonesia yang berbeda-beda.

"Kita Pancasila dan kita Indonesia. Maka jangan pernah lelah membumikan Pancasila di bumi Indonesia ini," kata Hanif.

Pada kesempatan sama, Banyu Biru Djarot mengatakan bahwa kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk membumikan Pancasila di tengah banyaknya tantangan yang dihadapi. Khususnya bagi generasi muda yang hidup di era teknologi komunikasi canggih sehingga sangat mudah dimasuki berbagai macam idiologi.

"Inilah makanya Pancasila tak boleh kalah dan harus kita tegakkan terus dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Menurut Banyu Biru, jika Pancasila benar-benar tertanam di benak masyarakat dan menjadi idiologi yang dijalankan, maka dapat dipastikan tak akan ada tempat bagi para pembawa kebencian dan para pemecah belah bangsa. Sebab kita kuat ditengah berbagai keberagaman dengan adanya Pancasila.

"Inilan pentingnya bagi kita untuk terus membumikan dan menghidupkan Pancasila," imbuh ketua umum Banteng Muda Indonesia itu.

Pada acara pekan Pancasila ini, masyarakat yang datang ke Citos mendapat suguhan hiburan musik yang dibawakan musisi-musisi terkemuka. Juga ada kultum Ramadan yang dibacakan sebelum buka puasa bersama.

Triawan  Munaf mengatakan bahwa Pancasila jauh dari ujaran keebencian secara langsung ataupun  di media sosial. "Mari hormati keberagaman dan toleransi," ajaknya.

Sementara Addie MS menegaskan bahwa Pekan Pancasila ini sangat penting dalam menanamkan idiologi Pancasila khususnya kepada generasi muda. Sebab Pancasila ini dasar negara bukan hanya slogan namun benar-benar sebagai peneguh adanya negara Indonesia yang luas dan kaya dengan aneka keberagaman.

"Begitu pentingnya pengamalan Pancasila sebagai dasar bagi tegaknya negara Indonesia, hingga dapat dikatakan bahwa sedikit saja Pancasila kendor dari jati diri bangsa maka negara kita terkoyak," ujarnya.

Addie juga menegaskan bahwa di setiap negara ada penjaga kebaikan dan ada juga yang malah melakukan keburukan. Yang jahat akhir-akhir ini semakin intens memfitnah dan mencaci. Sedangkan yang baik mulai terpojok namun tetap membawa jalan kebaikan.

"Dalam kondisi ini, Pancasila menjadi perajut negeri yang terkoyak," tegas Addie.

Puti Soekarno mengatakan, nilai-nilai yang ada dalam Pancasila merupakan mutiara yang terpendam selama jutaan tahun. Kemudian ini digali Bung Karno hingga pada 1 Juni 1945.

"Kalau kita-kita cinta Indonesia, maka Pancasila bintang penuntun jalan bagi Indonesia. Penuntun bagi rakyat untuk menjaga Indonesia. Tidak hanya untuk seribu tahun mendatang tapi beribu-ribu tahun bahkan sepanjang masa. Pancasila adalah akar pokok dasar negara kita. Supaya kita kuat menjadi bangsa yang besar," ujar Puti.

Sementara Menpora Imam Nachrawi hadir untuk membacakan puisi. Saat membacakan puisi Banyu Biru turut mendampinginya.

Sesaat acara dibuka, ribuan peserta yang hadir  maupun pengunjung mal Citos dengan kompak dan penuh semangat mengumandangkan lagu Indonesia Raya, Indonesia Pusaka dan Garuda Pancasila. Dipimpin musisi Addie MS, mereka turut menyanyi penuh khidmat dengan mengepalkan tangan ke atas. Sebagian tak lupa mengabadikan momen itu.[rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya