Berita

Politik

Peringatan Hari Pancasila Di Citos Berlangsung Sangat Meriah

SABTU, 03 JUNI 2017 | 19:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-72 dengan tema We The Nation di Cilandak Town Square (Citos) Jakarta Selatan berlangsung sangat meriah (Sabtu, 3/6).

Ribuan peserta yang hadir dengan kompak dan penuh semangat mengumandangkan lagu Indonesia Raya, Indonesia Pusaka dan Garuda Pancasila sebelum acara dimulai. Dipimpin musisi Addie MS, para peserta dan pengunjung mal Citos turut menyanyi penuh khidmat dengan mengepalkan tangan ke atas.

Hadir dalam acara itu Menpora Imam Nahrowi, Menaker Hanif Dhakiri, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Sukmawati Soekarnoputri, Puti Guntursoekarno, Banyu Biru Djarot, Lukman Sardi, Wulan Guritno, Sys NS, dan sejumlah musisi seperti Candil, Kikan, serta publik figur lainnya.


Banyi Biru Djarot selaku salah satu penggagas acara menyampaikan, Pancasila itu adalah suatu rahmat Ilahi yang teramat besar bagi bangsa Indonesia. Karena ideologi Pancasila itu adalah living ideology, dari pertama dikumandangkan hingga kekinian di era milenial, ideologi ini tetap kontekstual.

"Bicara Pancasila maka kita bicara tentang si sang Penggali Pancasila, yaitu Bung Karno," ungkapnya.

Banyu mengungkapkan, di bangsa ini takkan ada toleransi dan kerukunan antarumat beragama tanpa dengan Pancasila. Demikian juga, takkan ada cinta kasih antar manusia tanpa Pancasila.

"Takkan ada keberagaman, kebhinnekaan Tanpa Pancasila. Takkan ada berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan, tanpa Pancasila. Takkan ada etos kerja, gotong royong, tanpa Pancasila. Takkan ada musyawarah mufakat diantara kita tanpa Pancasila. Takkan ada keadilan sosial tanpa Pancasila," tegasnya.

Jadi, dia mengajak para pemuda pemudi, jangan tanyakan apa yang Pancasila bisa berikan. Tapi tanyakan, apa yang bisa berikan untuk Pancasila. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya