Berita

OTT Auditor BPK Oleh KPK/net

Hukum

Melawan Balik, BPK Akan Bongkar Kasus-Kasus Besar Yang Tidak Dilanjutkan KPK

SENIN, 29 MEI 2017 | 14:40 WIB | LAPORAN:

Saling ribut dan rebut dipastikan akan terjadi pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dua auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Demikian disampaikan Dosen Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Azmi Syahputra kepada redaksi, Senin (29/5).

"Saling ribut dan rebut akan terjadi karena BPK pasti tidak terima. Saya menduga BPK akan melakukan serangan balik ke KPK dan kemudian saling bongkar keburukan untuk cari selamat," kata Azmi.


Azmi menduga, kemungkinan besar bentuk perlawanan BPK adalah membuka kinerja buruk komisi antirasuah tersebut. Salah satunya kata Azmi yakni banyaknya kasus korupsi besar yang dipolitisasi dan tidak diteruskan oleh KPK.

"Karena tidak ada yang sempurna didunia ini apalagi melihat praktik budaya penegakan hukum Indonesia selama ini. BPK pasti akan mencari celah kesalahan institusi ataupun pihak yang sudah membongkar kesalahannya, termasuk KPK," ungkap Azmi.

Jika perlawan balik ini dilancarkan BPK, Azmi pun memastikan keberadaan KPK dan juga BPK akan kehilangan trust dan wibawa di tengah-tengah masyarakat.

"Karenanya Presiden maupun DPR perlu melakukan langkah langkah cepat, strategis  dan terarah dalam menangani masalah ini," demikian Azmi.[san]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya