Berita

Andi Agustinus/Net

Hukum

Andi Narogong Ceritakan Pertemuannya Dengan Setya Novanto

SENIN, 29 MEI 2017 | 13:11 WIB | LAPORAN:

. Pengusaha yang berstatus tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong menceritakan awal mula pertemuannya dengan Ketua DPR Setya Novanto. Ia mengaku hanya dua kali bertemu Novanto untuk urusan kaos kampanye Partai Golkar 2009 silam.

"Kalau dengan Pak Novanto, saya dikenalkan oleh orang yang ketika itu datang ke pabrik saya, mencari atribut kampanye," kata Andi ketika bersaksi di persidang ke 17 korupsi e-KTP dengan dua terdakwa Irman dan Sugiharto, di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta, Senin (29/5).

"Siapa orang yang mengenalkan itu?" tanya Jaksa Abdul Basir.


"Seingat saya namanya Pak Herman. Saya lupa Herman apa. Saya nggak tahu apa dia juga orang Golkar, tapi yang pasti dia orang dekat dengan Pak Novanto," jawab Andi.

Menurut Andi pertemuannya dengan Novanto hanya menyangkut atribut kampanye. Ia juga mengaku tidak pernah bertemu Novanto di Hotel Grand Melia, Kuningan, seperti yang disebutkan terdakwa Irman dan Sugiharto dalam dakwaan.

"Saudara pernah bertemu Setya Novanto di Hotel Grand Melia?" tanya Jaksa.

"Tidak pernah," jawab Andi.

"Pak Sugiharto sama Pak Irman yang bohong berarti," kata Jaksa Basir.

Dalam surat dakwaan Irman dan Sugiharto, Andi disebutkan bertemu Setya Novanto di Gran Melia untuk membahas proyek e-KTP pada Februari 2010. Dalam pertemuan tersebut hadir pula Irman, Sugiharto, dan mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraini.

"Anda pernah ke rumah Setya Novanto mengantarkan Paulus Tannos?" tanya jaksa lagi.

"Tidak. Tidak pernah saya mengantar Pak Paulus Tannos ke rumah Pak Setya Novanto," jawab andi.

Paulus Tannos merupakan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra yang menjadi salah satu anggota konsorsium PNRI. Sebelumnya, pada sidang ke 15, Paulus bersaksi bahwa dirinya pernah diajak Andi untuk bertemu Setya Novanto membicarakan perkembangan proyek e-KTP.

"Ini siapa yang bohong ini? Bingung ini siapa yang benar," tutur salah Jaksa Penuntut Umum. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya