Berita

Hukum

Pemuda Muhammadiyah Mataram Luncurkan Satgas Advokasi Untuk Kaum Mustadh'afin

SENIN, 29 MEI 2017 | 01:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemuda Muhammadiyah di berbagai daerah terus menunjukkan komitmen dan tekad untuk mengadvokasi kaum mustadh'afin. Hal ini ditandai dengan peresmian Satgas Advokasi Pemuda Muhammadiyah.

Setelah Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM), Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Cilacap, giliran PDPM Mataram melaunching Satgas Advokasi Pemuda Muhammadiyah.

Peluncuran tersebut bersamaan dengan pelaksanaan Dialog Hukum dengan tema "Mewujudkan Khittah Gerakan Pemuda Muhammadiyah dalam Membangun Nalar Keadilan Untuk Kaum Mustad'afin" di aula kampus Universitas Muhammadiyah Mataram pada Jumat lalu (26/5).


Hadir sebagai pembicara dan sekaligus mengukuhkan pengurus Satgas Advokasi Pemuda Muhammadiyah adalah Faisal, MH., Ketua PPPM Bidang Hukum. Secara seremonial Faisal menyerahkan bendera Satgas kepada Syahrul. SH. MH., Direktur Satgas Advokasi Pemuda Muhammadiyah Mataram.

"Tujuan Satgas Advokasi ini dikukuhkan untuk membantu kaum mustadafin yang sulit selama ini mendapatkan akses​ keadilan hukum dan keadilan sosial," jelas Ketua PDPM Mataram Candra, S.Pd., M.Pd.

Dalam kesempatan itu, Faisal menyampaikan Satgas Advokasi akan sangat berguna bagi kepentingan umat. Satgas Advokasi sebagai lembaga yang bergerak di bidang advokasi, riset, kajian, pemberdayaan dan edukasi.

Dia menambahkan Satgas dibentuk atas inisiasi Bidang Hukum PP Pemuda Muhammadiyah yang tujuan hakikinya membela mustadh'afin dalam mengakses keadilan. Kelembagaan satgas bersifat ad hoc atau (sementara).

"Mengapa ad hoc karena satgas merupakan embrio atau cikal bakal dari persiapan sebelum terbentuk menjadi LBH. Sebagaimana yang kita ketahui membentuk LBH perlu waktu dan mengurus legalitas yang cukup panjang," ungkapnya.

Faisal mengakui pihaknya saat ini menyiapkan SDM yang mampu mengasah diri dan dedikasi agar dapat dipersiapkan di masa yang akan datang sebagai tim LBH.

"Tapi yang menarik dari Satgas adalah kerja-kerja advokasinya kolaboratif dari berbagai unsur latar belakang pendidikan dan unsur ortom Muhammadiyah," sambung Kandidat Doktor Hukum Undip, Semarang ini.

Sementara itu, Candra juga mengatakan dengan adanya Satgas Advokasi di kota Mataram dapat melakukan kerja-kerja advokasi terhadap hal-hal yang terjadi di kota tersebut.

"Karena kita harus membangun nalar keadilan sosial dan nalar keadilan hukum untuk mustad'afin. Karena kader Muhammadiyah itu spiritnya Al Maun berupaya untuk membantu orang lain. Membantu bisa dengan ilmu, harta, bimbingan, nasehat, saran yang baik, dengan tenaga dan lainnya. Karena dalam kehidupan harus saling tolong menolong," tandasnya. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya