Berita

Ilustrasi/Net

Jaya Suprana

Kebhinnekaan Pranata Menyambut Ramadhan

MINGGU, 28 MEI 2017 | 10:58 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SUASANA Bhinneka Tunggal Ika indah hadir di persada Nusantara ketika umat Muslim di Indonesia berbahagia menyambut bulan suci Ramadhan.

Nyadran yaitu ziarah ke makam leluhur merupakan kewajiban bagi  masyarakat Jawa. Pranata Nyadran menjelang bulan suci Ramadhan dilakukan dengan tabur bunga di makam leluhur.  

Menjelang bulan suci Ramadhan jalan raya menuju pemakaman di kota Jakarta macet total akibat masyarakat yang berduyun-duyun melakukan Nyadran. Umat Islam bersama sanak-keluarga dan handai-taulan di Jawa Barat sejak ratusan tahun melakukan Munggahan untuk menyambut bulan puasa.


Sementara Megibung diselenggarakan oleh masyarakat Islam di Pulau Bali untuk menyambut Ramadhan. Menjelang bulan Ramadhan masyarakat Boyolali  beramai-ramai mandi dan berendam di sumber air ini atas kepercayaan bahwa air dapat menyucikan diri sebelum menunaikan ibadah puasa sebagai tradisi Padusan.

Jalur Pacu merupakan perlombaan perahu dayung beregu yang setiap tahun pada saat menjelang Ramadhan diselenggarakan oleh masyarakat Riau. Sementara Nyorog merupakan tradisi makan bersama masyarakat Betawi untuk menyambut dimulainya masa berpuasa di bulan Ramadhan. Sebelum sebulan menunaikan ibadah puasa, masyarakat Minangkabau menyelenggarakan Malamang dengan beramai-ramai membuat membuat lamang yang terbuat dari ketan dikukus dalam batang bambu.  

Di samping Malamang, masyarakat Minangkabau juga menyambut bulan Ramadhan dengan pranata Balimau. Masyarakat kota Semarang menyelenggarakan arak-arakan karnaval Dugderan dengan rame-rame mengusung Warak Ngendog diiringi musik dan tari tradisional Gambang Semarang dimulai dari Balai Kota dan berakhir di Masjid Kauman.  

Pranata Meugang untuk menyambut bulan suci Ramadhan sampai sekarang masih diselenggarakan oleh masyarakat Aceh terutama di kota Meugang yang diselenggarakan sampai dua hari. Tradisi ini sudah menjadi sebuah kewajiban bagi masyarakat Aceh yang percaya bahwa anugerah kebaikan dan keberkahan yang diterima selama 11 bulan lalu wajib disyukuri dengan pranata Meugang.  

Tradisi Dandangan di Kudus sudah hadir sejak ratusan tahun lalu atas prakarsa Sunan Kudus. Acara pesta rakyat Dandangan diselenggarakan dalam bentuk pasar malam yang menjual aneka ragam kebutuhan rumah tangga. Pelon Unggahan diawali dengan ziarah kubur ke makam Kiai Bonokeling, Pekuncen, Banyumas. Warga yang berziarah ke makam Kiai Bonokeling diharuskan melepas alas kaki sambil menjinjing nasi ambeng hidangan khas Banyumas.

Setelah ziarah, masyarakat Banyumas melakukan acara makan bersama-sama untuk menjalin tali silaturahmi. Masyarakat Palembang melakukan ziarah ke makam para leluhur dan juga ulama yang disebut sebagai Ziarah Kubro. Pranata ini dilakukan di makam para tokoh ulama Palembang di Kawah Tengkurep Tiga Illir.

Tradisi Suro baca menjelang Ramadhan sudah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Makasar. Acara makan bersama sekaligus silahturahmi dilanjutkan dengan doa bersama dan diakhiri dengan ziarah ke makam para leluhur dilakukan sejak hari ke tujuh menjelang akhir bulan Sya’ban sampai dengan sehari menjelang bulan Ramadhan.

Masyarakat kota Surabaya menyelenggarakan tradisi Megengan dengan bersama memakan kue apem. Apem mirip dengan pelafalan kata ‘afwan’ dari Arab yang bermakna “maaf”.

Selain memakan kue apem warga juga melakukan tahlilan mendoakan mendiang sanak keluarga yang terlebih dahulu pergi. Tentu saja wawasan pengetahuan diri saya memang sangat terbatas sebab pada kenyataan masih lebih banyak lagi tradisi masyarakat Islam di Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadhan dalam suasana indah Bhinneka Tunggal Ika yang belum saya tuliskan di dalam naskah sederhana ini. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA![***]

 
 

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya