Berita

Jaya Suprana

Doa Untuk Bangsa Indonesia

KAMIS, 25 MEI 2017 | 11:20 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MELALUI naskah ini, saya menyampaikan belasungkawa kepada sesama warga Indonesia yang jatuh sebagai korban Bom Kampung Melayu yang meledak pada malam hari Rabu 24 Mei 2017.

Dari lubuk sanubari terdalam juga melalui naskah sederhana ini, saya memanjatkan Doa kepada Tuhan Yang Maha Kasih untuk berkenan menerima arwah sesama warga Indonesia yang jatuh sebagai korban Bom Kampung Melayu di sisi Beliau serta menganugerahkan kekuatan lahir batin bagi sanak keluarga yang ditinggalkan.

Saya juga memohon kepada Tuhan Yang Maha Kasih untuk berkenan segera menyembuhkan luka para korban  yang masih dirawat di rumah sakit serta memberikan kekuatan lahir batin bagi sanak keluarga para korban luka. Di samping itu saya juga memohon kepada Tuhan Yang Maha Kasih untuk berkenan mengampuni dosa peledak bom yang telah mencelakakan begitu banyak sesama warga Indonesia yang sama sekali tidak bersalah terhadap sang peledak bom.


Saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Kasih agar berkenan menganugerahkan kesadaran kepada para saudara seBangsa dan seTanah Air Udara yang merasa tidak puas terhadap kondisi bangsa dan negara Indonesia untuk tidak menempuh jalan kekerasan demi mengungkap rasa tidak puas mereka. Mohon Tuhan Yang Maha Kasih berkenan menyadarkan mereka untuk menyalurkan perasaan tidak puas melalui jalur hukum yang telah terbentang di persada Indonesia sebagai negara hukum adil dan beradab kepada segenap warga Indonesia.

Mohon Tuhan Yang Maha Kasih berkenan menyadarkan kita semua untuk serentak menghentikan angkara murka saling mencurigai, saling menghujat, saling menyalahkan, saling menuduh sambil saling meyakini diri sendiri pasti paling benar sementara orang lain pasti paling salah. Mohon Tuhan Yang Maha Kasih menyadarkan kita semua untuk masing-masing menahan diri untuk tidak melakukan apa pun yang rawan merusak keindahan suasana damai penuh kasih-sayang bulan suci Ramadhan.

Mohon Tuhan Yang Maha Kasih berkenan menyadarkan kita semua untuk segera berhenti memecah belah bangsa demi segera kembali bersatu padu menjalin suasana saling mengerti, saling menghargai serta saling menghormati demi bersama menempuh perjalanan ke masa depan yang lebih baik, lebih damai, lebih aman dan lebih sejahtera sebagai negara Indonesia nan gemar ripah loh jinawi, tata tenteram karta rahardja. AMIN[***]

Penulis doa adalah warga Indonesia pembelajar kasih sayang


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya