Berita

Rizieq Shihab/net

Hukum

Fitnah Rizieq Shihab, Denny Siregar Dan Philips Joeng Dipolisikan

RABU, 24 MEI 2017 | 12:10 WIB | LAPORAN:

Tim kuasa hukum pimpinan Front Pembela Islam (FPI) memastikan telah mendeteksi pelaku penyebaran fitnah percakapan (chat) mesum antara Rizieq dan seorang wanita bernama Firza Husein.

Menurut salah satu anggota tim kuasa hukum FPI, Kapitra Ampera, ada dua orang yang akan dilaporkan terkait kasus tersebut. Mereka adalah Philips Joeng (PJ) dan Denny Siregar (DS).

"DS itu merasa dia tahu (soal chat), namanya Denny Siregar. Katanya kan dia tahu (soal chat)," ungkap Kapitra saat dikonfirmasi, Rabu (26/5).


Denny dilaporkan atas pernyataannya yang mengatakan mengetahui ada 15 episode chat yang dituduhkan pada Rizieq yang beredar di masyarakat. Sedangkan Philips, warga Surabaya, Jawa Timur, dituding sebagai pihak yang menyebarkan fitnah tersebut.

Rencananya, pihak FPI akan melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya (PMJ) dalam waktu dekat. Saat ini, pihak FPI tengah mengumpulkan informasi dan bukti yang dibutuhkan untuk membuat laporan polisi.

"Ini (datanya) masih dikumpulkan dulu. Pasti (melapor ke) PMJ," terang Kapitra.

Sebelumnya diberitakan, pihak FPI akan menempuh langkah hukum untuk menegakkan keadilan. Kapitra mengatakan, ormas Islam dan juga para ulama se-Indonesia berencana melaporkan orang yang diduga menyebarkan fitnah chat mesum antara Rizeq dan seorang wanita bernama Firza Husein.[san]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya