Berita

Dunia

Diplomatnya Dipukul KO, Maroko Minta Aljazair Bertanggung Jawab

SELASA, 23 MEI 2017 | 21:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kerajaan Maroko mengecam Aljazair menyusul peristiwa pemukulan diplomat Maroko oleh pejabat Aljazair dalam pertemuan Komisi Dekolonisasi PBB di Saint Vincent dan Grenadines, Karibia, Kamis pekan lalu (18/5).

“Kejadian ini tidak bisa diterima. Kami mendesak agar Aljazair meminta maaf,” ujar Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, seperti dikutip dari Agence France Presse.

Pejabat Aljazair yang melakukan pemukulan adalah Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Aljazair, Soufiane Mimouni. Adapun korban adalah diplomat Maroko di Kedubes Maroko di Saint Lucia.


Sang pejabat Aljazair tampaknya marah karena di dalam delagasi Maroko terdapat beberapa orang dari kawasan Sahara.

Aljazair merupakan negara pendukung Fron Polisario yang mengklaim Sahara sebagai wilayah mereka. Polisario ditampung Aljazair di Kamp Tindouf di negara itu.

Foto yang beredar memperlihatkan diplomat Maroko terbarung setelah dihajar oleh pejabat Aljazair. Seorang polisi mengakui pemukulan itu.

AFP mendapatkan hasil visum dari kedokteran yang mengindikasikan bahwa sang diplomat dipukul pada bagian wajah.

Hubungan Maroko dan Aljazair kembali memanas beberapa waktu belakangan ini. Aljazair tampaknya masih tidak bisa menerima kehadiran Maroko di Uni Afrika.

Menlu Bourita mengatakan, Aljazair harus menindak pejabatnya yang melanggar semua etika diplomasi. [dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya