Berita

Agus Prayogo/Net

Olahraga

Prestasi Tim Garuda Sudah Diprediksi

ISG IV/2017
KAMIS, 18 MEI 2017 | 10:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Wakil Koordinator Teknis Kontingen Indonesia, Palus Pasurney menilai, pencapaian kontingen Indonesia baru meraih 6 emas, 18 perak dan 18 perunggu memasuki keenam pelaksa­naan Islamic Solidarity Games (ISG) IV di Baku, Azerbaijan sampai dengan kemarin masih wajar.

Pasalnya, kondisi atlet-atlet yang diterjunkan di pesta olahra­ga empat tahunan negara-negara Islam tersebut masih belum sep­enuhnya siap bertanding.

"Hasil tersebut sudah sesuai perjalanan periodisasi yang direncanakan. Apalagi, kondisi fisik mereka kan baru delapan puluh lima persen," katanya.


Menurut Paulus, ada beberapa faktor yang menjadi penghalang atlet Indonesia mencapai hasil maksimal. Selain kondisi fisik at­let, keberadaan para juara dunia di beberapa cabang olahraga juga ikut menghambat prestasi.

"Kita harus puas dengan apa yang dicapai para atlet dari sisi perolehan medali. Perjuangan untuk merebut medali itu cukup berat. Contohnya, di cabor karate terdapat 5 juara dunia yang turun. Demikian pula di taekwondo dan judo," terangnya.

Paulus menambahkan, yang patut menjadi catatan, yakni perkembangan prestasi atlit (personal best) yang dialami di cabor renang dengan adanya pemecahan rekornas. Begitu juga pada cabang atletik, dimana Agus Prayogo bisa mencatat waktu 14:36,5 detik untuk nomor 100 M.

"Prestasi yang dibuat atlit renang dan atletik itu terjadi pada akhir periode persiapan khusus. Ini suatu prestasi yang menggembirakan karena mer­eka belum memasuki tahapan program latihan-latihan pra kompetisi," ujarnya.

Apa yang dicapai baik itu medali, kemajuan atlit (per­sonal best) atau kekalahan, kata Paulus, adalah materi evaluasi dan materi masukan untuk me­nyusun rencana dan program latihan ke SEA Games Malaysia 2017 sebagai intermediate tar­get di Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

"Jadikan ISG sebagai ajang evaluasi untuk lebih menyem­purnakan persiapan menuju sasaran utama di SEA Games 2017," tandasnya. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya