Berita

Kesehatan

Mabes Polri Dan Siloam Sepakat Sinergi Layanan Kesehatan

KAMIS, 18 MEI 2017 | 11:35 WIB | LAPORAN:

Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) Polri meresmikan kerja sama sinergi layanan kesehatan dengan Siloam Hospitals Group sebagai salah satu rumah sakit swasta terlengkap di Indonesia.

Penandatangan kerjasama dilakukan oleh Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan Polri, Brigadir Jenderal Polisi dr. Arthur Tampi dan Direktur Siloam Hospital Group, dr. Anang Prayudi di Jakarta, kemarin.

Kapusdokkes Polri mengatakan, sinergi layanan kesehatan bersama Siloam Hospitals Group perlu dilakukan berdasarkan pengalaman, fasilitas dan kinerja Siloam sebagai pihak rumah sakit swasta yang memiliki fasilitas lengkap dan telah memiliki 26 Rumah Sakit Umum dan fasilitas khusus di beberapa kota besar dan di sejumlah Propinsi.


"Saya ambil contoh, Polri memiliki 450.000 anggota beserta keluarga besarnya  yang tersebar di penjuru Indonesia. Sedangkan Polri hanya memiliki 46 rumah sakit yang dominan bertipe C atau tipe D. Karena itu dengan adanya sinergi ini, diharapkan layanan kesehatan yang sifatnya khusus  segera ditangani dapat kita selesaikan bersama pihak Siloam," tutur Arthur.

Perwira tinggi dengan bintang satu ini kembali memberi contoh akan layanan sifat khusus yang harus segera ditangani adalah terkait rujukan pengobatan dan penanganan secara spesifik. Dengan sinergi ini, menurut dia, pemberian rujukan pelayanan kesehatan bagi anggota Polri di daerah dapat segera diatasi bersama Siloam.

"Karena Rumah Sakit Bhayangkara Polri di daerah umumnya bertipe C dan D. Sedangkan di daerah, rumah sakit  Siloam umumnya  telah bertipe C dan B. Selain itu dengan sinergi ini semakin memudahkan kedua belah pihak bertukar informasi layanan kesehatan. Misalnya dalam ilmu forensik pun dalam ilmu bedah yang bisa saling melengkapi," papar Arthur

Kerjasama dan sinergi layanan kesehatan disambut baik pihak Siloam.

"Saya mewakili manajemen Siloam Hospitals Group menyatakan bangga dan senang diberi kepercayaan oleh Polri untuk melakukan kerjasama layanan kesehatan. Setelah ini kami segera melakukan koordinasi antara 26  Rumah Sakit Siloam bersama 46 Rumah Sakit Polri, " papar Anang.

Anang mencontohkan akan berbagi ilmu layanan kesehatan yang salah satunya telah dikuasai Siloam, melalui layanan darurat atau manajemen keperawatan.

"Selain berbagai fasilitas, kami pun memiliki manajemen penanganan emergency pun terkait manajemen keperawatan. Hal tersebut dapat dipadukan dengan salah satunya, yaitu ilmu ilmu forensik yang sangat dikuasai pihak Polri. Tentu sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak dan secara umum penanganan layanan kesehatan bagi masyarakat dan keluarga polri khususnya semakin dapat ditingkatkan," pungkas Anang.[wid]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya