Berita

Politik

Sandiaga Uno Resmikan OK OCE Academy

RABU, 17 MEI 2017 | 13:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Selama 18 bulan berkeliling di DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengaku banyak sekali menemukan permasalahan di Jakarta. Namun, yang paling utama adalah masalah lapangan kerja.

"Banyak sekarang yang nganggur dan nyari kerja susah dan saya rasa cara bisa banyak nampung pekerja yaitu wirausaha. Kebijakan ini saya rasa mampu mengurangi pengangguran. Tugas pemprov untuk mempermudah perizinan bagi DKI Jakarta juga akan semakin dipermudah," ungkapnya.

Wakil Gubernur Terpilih DKI Jakarta tersebut menyampaikan demikian saat meluncurkan program OK OCE Academy di Mal PIK Avenue, Jakarta, Selasa (16/5). Program yang dimotori oleh Sahabat Anies-Sandi ini diciptakan untuk perkembangan dan kesuksesan penciptaan wirausaha di DKI Jakarta.


Menurutnya, sekarang ini ada keuntungan sendiri yang didapatkan yakni adanya terobosan baru bagi para pengusaha muda. OK OCE Academy yang bekerjasama dengan berbagai organisasi, swasta dan Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia (Perjakbi) nantinya akan memberikan pelatihan dan tempat untuk memulai usaha.

"Beruntung kita sekarang punya terobosan reformasi dan kita punya tantangan Jakarta harus lebih friendly dan ramah terhadap wirausaha dan kita juga akan buat perizinan makin mudah bagi wirausaha dan menyediakan tempat tidak perlu repot lagi karena bisa dilakukan bersama-sama dengan wirausaha yang tergabung dalam OK OCE Academy ini," tukasnya.

Sementara itu, Co Founder OK OCE Acadedmy, Anggawira, menyatakan siap membantu mensukseskan program Anies- Sandi untuk meningkatkan jumlah wirausaha di Jakarta. Salah satu upayanya adalah dengan menyediakan wadah bagi para pelaku usaha untuk berkreasi dan berinovasi.

"Jika bicara meningkatkan  jumlah wirausaha di Jakarta, kami sebagai fasilitator OK OCE Academy akan fully support.  Untuk itu kami hadir menyediakan wadah kreatif yang bisa dimanfaatkan untuk memacu peningkatan bisnis startup dan UKM," pungkas Anggawira yang juga Koordinator Sahabat Anies-Sandi

Co Founder OK OCE Academy lainnya, Erwin Soerjadi menambahkan akan membantu suksesnya OK OCE Academy dengan menggandeng berbagai pihak seperti Organisasi, Pengusaha, Pemodal dan pihak kampus

"Kami sudah siapkan jaringan besar untuk membantu para pengusaha pemula yang bergabung. Ini akan menjadi fondasi yang kuat, akan menjadi sebuah gerakan yang bisa diimplementasi di seluruh daerah," ujar Erwin.

Selain Anggawira dan Erwin, inisiator OK OCE Academy terdiri dari beberapa pengusaha lain seperti Iim Rusyamsi, Hangga Pramdyanto, Ari Santoso, Iqbal Farabi, Anthony Leong, Albert Goh dan Hendri Setiadi. [zul]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya