Berita

Syarwan Hamid

Politik

Letjen Syarwan Hamid: Jokowi Harus Minta Maaf Ke Ulama

RABU, 17 MEI 2017 | 11:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Letnan Jenderal (Purn) Syarwan Hamid mengatakan saat ini Pemerintah Indonesia sudah kehilangan kredibilitas yang cukup besar.

Solusinya, pertama Pemerintah harus bersikap jujur dalam segala hal yang dilakukannya. Misalnya, dalam proses kebijakan ataupun sebagainya.

"Sepintar apapun pemerintah, apabila tidak berlaku jujur akan susah dipercaya kembali oleh masyarakat," katanya, seperti dikutip dari RMOLJabar, Rabu (17/05).


Mantan Mendagri ini mendorong Presiden Jokowi untuk segera memohon maaf kepada ulama.

"Minta maaf lah pada ulama itu. Karena kemarin yang polisi bilang ulama itu mengganggu stabilitas negara itu darimana? Itu mulutnya Presiden," tegasnya.

Setelah meminta maaf dengan tulus dan ikhlas kepada ulama. Barulah berdialog dengan ulama.

"Jangan berbasa basi. Kalau dia tidak jujur akan ada kata-kata yang lain keluar," katanya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya