Berita

Faozan (kedua dari kanan)

Bisnis

Warga Muhammadiyah Harus Paham Manajemen Keuangan Keluarga

KAMIS, 11 MEI 2017 | 17:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keluarga Muhammadiyah harus memahami manajemen keuangan keluarga secara islam agar dapat mengelola keuangan secara baik, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Demikian disampaikan Dosen Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UHAMKA, Faozan Amar, dalam workshop manajemen Keuangan Keluarga Islami di Kantor PCM Cikarang Barat, Bekasi, Kamis (11/4).

"Warga Muhammadiyah harus paham manajemen keuangan keluarga," tegasnya.


Karena dalam Islam, sambung Sekretaris LDK PP Muhammadiyah ini, kelak ada pertanyaan tentang harta. "Yakni darimana diperoleh dan untuk apa digunakan," ungkapnya.

Dengan mengetahui manajemen keuangan keluarga secara islam, Faozan menambahkan, keluarga Muhammadiyah akan terselamatkan dari harta-harta yang haram dan subhat yang dapat menimbulkan kemudharatan.

Selain Faozan, juga hadir sebagai pembicara dalam acara workshop tersebut, Sekprodi Manajemen FEB UHAMKA, Edi Setiawan.

Ketua PCM Cikarang Utara, Muhammad Sobur, menyatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan workshop manajemen keuangan keluarga ini tersebut.  Karena sangat membantu warga Muhammadiyah.

"Saya berharap program Pengabdian Dosen UHAMKA dapat dilakukan, sehingga berkelanjutan," ujarnya penuh harap.

Acara tersebut diikuti oleh warga Muhammadiyah yang merupakan utusan ranting Muhammadiyah se-Cikarang Utara.[zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya