Berita

Wakapolri

Pertahanan

Wakapolri: Ulama Berperan Penting Dalam Membangun Dan Mempersatukan Nusantara

SELASA, 09 MEI 2017 | 17:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejak dahulu ulama memiliki peran penting dalam membangun, memajukan, dan mempersatukan Nusantara, yang berbeda-beda secara suku, adat maupun agama. Seperti Walisongo, kesultanan dan kerajaan Islam. Bahkan hingga kini warisannya masih ada.

Demikian disampaikan Komjen Syafruddin saat menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Nasional Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia di Hotel Shantika, Taman Mini, Jakarta, tadi malam, Senin (8/4).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma’ruf Amin dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.


Menurut Syafruddin, ulama juga dapat menjadi trendsetter, yang dapat merekatkan umat Islam dan umat agama lainnya. Hal ini untuk mewujudkan Indonesia yang toleran, damai dan berprikemanusiaan.

"Ulama berperan penting dalam mengajarkan akidah Islam, memotivasi umat. Sehingga umat Islam dapat menjaga keutuhan bangsa Indonesia," sambung mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini.

Selain itu, Wakapolri juga menerangkan bahwa Ulama berperan sentral dalam menengahi konflik yang ada di Indonesia. Pasalnya, tugas ulama adalah juga sebagai pemersatu bangsa.

"Ulama dapat menjadi pemersatu dalam membangun peradaban Islam yang damai dan toleran. Serta dapat mencegah segala potensi perpecahan dan kehancuran," bebernya.

Lebih jauh Syafruddin juga mengatakan, Ulama juga berperan penting dalam mencegah paham radikalisme di Indonesia. Pasalnya, agama Islam mengajarkan kedamaian.

"Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, yang membawakan kedamaian bagi seluruh umat manusia. Kedamaian dalam rangka kebhinnekaan dapat diwujudkan dalam ukhuwah Islamiah yang berbhinneka," tegasnya.

Mantan Kadiv Propam Polri ini juga mengapresiasi ulama Indonesia karena telah membantu menyejukkan dan mengendalikan dinamika situasi di Indonesia. Karena sampai dengan saat ini situasi keamanan Indonesia cukup kondusif.

"Alhamdulillah hingga saat ini keamanan di Indonesia cukup kondusif. Ini juga berkat kontribusi Ulama, tetaplah menjadi pioner dalam mematuhi peraturan hukum. Karena Ulama sangat didambakan oleh warga Indonesia," pungkasnya. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya