Berita

Nusantara

STAI Tapaktuan Jalin Kerja Sama Dengan UIN Ar-Raniry

SELASA, 09 MEI 2017 | 17:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh (Selasa, 9/5).

Salah satu bentuk kerjasama tersebut memberikan peluang bagi mahasiswa Perbankan Syariah STAI Tapaktuan untuk kuliah selama enam bulan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di UIN Ar-Raniry.

Kesepakatan tersebut ditandatangani Ketua STAI Tapaktuan Maidar Darwis, M. Ag dan Dekan Fakultas FEBI UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Nazarudin, MA di sela-sela acara Studium General.


Juga hadir pimpinan beserta mahasiswa STAI dan pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN.

Maidar menjelaskan lewat MoU tersebut, pihaknya ingin belajar dari kesuksesan Prodi Ekonomi Islam, FEBI selama ini. Seperti meraih Akreditasi B padahal belum melahirkan alumni.

"Hal ini menjadi motivasi bagi STAI Tapaktuan untuk menggali pengalaman. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta, STAI Tapaktuan tertarik untuk dapat saling berbagi informasi dan pertukaran mahasiswa hingga dosen," ujarnya.

Diakuinya, saat ini FEBI UIN Ar-Raniry menjadi salah satu  rujukan untuk pengembangan ekonomi dan perbankan syariah. Apalagi kearifan lokal Aceh hampir di segala dimensi akan disyariahkan sebagai suatu keistimewaan.

"Kami berharap kerjasama ini menjadi dalil bagi kami untuk meraih Akreditasi 'A' ke depan," harapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, di kampus UIN Ar-Raniry, Ketua III STAI, Rusdi Kurnia, M. Pd., beserta pengurus Dewan Mahasiswa (Dema) STAI Tapaktuan melakukan pertemuan dengan Dema UIN Ar-Raniry.

Rusdi berharap, dengan adanya koordinasi lintas Dema itu, Dema STAI Tapaktuan diikutsertakan dalam even nasional pada forum Dema se-Indonesia.

"Sehingga eksistensi Dema STAI Tapaktuan terlibat secara langsung di dalamnya dan dapat bersinergi dan menjadi partner UIN Ar-Raniry, baik dalam segi motivasi maupun hal teknis," tandasnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya