Berita

Rizal Ramli/Net

Hukum

KASUS SKL BLBI

Tiba Di KPK, Ini Kata Rizal Ramli

SELASA, 02 MEI 2017 | 10:48 WIB | LAPORAN:

. Menko Perekonomian era Gus Dur Rizal Ramli mendatangi gedung KPK di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/5). Ekonomi senior ini tiba sekitar pukul 10.15 WIB.

"Mungkin KPK ingin lebih mendalami lagi proses dan mekanisme lahirnya kebijakan pemberian SKL BLBI," kata Rizal menjawab pertanyaan wartawan akan maksud kedatangannya.

Rizal dipanggil penyidik KPK untuk didengar keterangan dan pandangannya terhadap kebijakan SKL BLBI. Beberapa waktu lalu, KPK kembali menyingkap kasus ini dengan menetapkan tersangka mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsjad.


Jelas Rizal, dia dipanggil KPK sebagai saksi ahli terkait kasus korupsi SKL BLBI. Menurutnya, banyak ahli hukum yang memahami persoalan pidana, tetapi relatif kurang memahami lahirnya suatu kebijakan pemerintah, khususnya di sektor ekonomi.

"Ketika almarhum Baharudin Lopa menjabat sebagai Jaksa Agung, beberapa kali saya diminta memberikan pandangan dan analisa terhadap kebijakan-kebijakan yang menimbulkan skandal korupsi. Pandangan dan analisa yang Ia sampaikan biasanya dijadikan bahan acuan tim hukum di Kejaksaan Agung," ungkapnya.

Rizal berharap Pemerintah Joko Widodo dapat mengungkap kasus mega korupsi termasuk SKL BLBI yang diduga melibatkan banyak elit politik. Ia menilai saat ini lah momentum untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.

"Dari pada kita ribut terus soal agama, lebih baik kita fokus pada pemberantasan korupsi. Kami meminta ini agar Pak Jokowi-JK untuk all out membuka kasus ini karena beliau berdua kan tidak terlibat," pungkas mantan Menko Kemaritiman era Jokowi ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya