Berita

Foto/Net

Nusantara

Mini Konser Musik "Tribute To The Beatles" Bentuk Kepedulian Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

MINGGU, 30 APRIL 2017 | 00:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

London School Center for Autism Awareness (LSCAA) menggelar mini konser musik "Tribute To The Beatles" di Auditorium Prof. Djayusman STIKOM LSPR-Jakarta, Sabtu sore (29/4). Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Autism Awareness Festival selama bulan April 2017.

All my love, I want to hold your hand, Strawberry fields forever, Till there was you, Yesterday, Let it be, Here comes the sun, Hey Jude, dan Get back  merupakan dari 11 Lagu The Beatles dibawakan oleh tujuh remaja spesial yang memiliki talenta musik yang mempesona secara apik dan sangat menghibur para undangan yang hadir. Fauzan di biola, Rizky di gitar, Nanda di bass, Zafran di perkusi, Rivan di piano dan Michael di piano berhasil membawa penonton menikmati lagu-lagu The Beatles dengan suasan yang berbeda.

"Pemilihan lagu-lagu The Beatles menjadi ungkapan bahwa melalui musik kita dapat menghilangkan kendala berkomunikasi, melalui musik juga lah menyatukan berbagai macam lintas generasi bisa terjadi," ujar penanggung jawab dari LSCAA dan London School Beyond Academy (LSBA), Chrisdina Wempi.


"Konser Tribute To The Beatles ini mempunyai makna lebih adalah untuk memperlihatkan bahwa remaja-remaja spesial ini juga dapat berkontribusi secara nyata. Seluruh keuntungan dari acara ini akan didonasikan untuk acara Indonesia Autism Games 2017 pada bulan Mei 2017 mendatang" tambahnya.

Pendiri dan Direktur LSPR-Jakarta, Prita Kemal Gani mengatakan anak-anak ini merupakan bukti kebesaran sang Khalik, dengan semua keterbatasannya, mereka masih bisa berkomunikasi dengan indah melalui lantunan lagu.

"Peran aktif keluarga sebagai lingkungan terdekatnya sangat dominan untuk perkembangannya. Di acara ini kita semua bisa melihat cinta kasih dan hubungan yang sangat indah, dibalut dengan alunan lagu The Beatles yang tak pupus dimakan waktu," tambahnya.

LSCAA merupakan bagian dari kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility)  London School of Public Relations (LSPR) Jakarta sebagai bentuk kepeduliannya terhadap anak-anak berkebutuhan khusus yang salah satu karakteristiknya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi baik verbal ataupun non-verbal.

Melalui LSCAA, LSPR Jakarta berharap dapat mengkomunikasikan mengenai autisme kepada masyarakat Indonesia. Berbagai kegiatan yang telah diselenggarkan oleh LSCAA seperti acara tahunan Autism Awareness Festival, Workshop for Parents, pembuatan produksi film pendek "Saudaraku Berbeda", Teachers Training, dan masih banyak lagi guna mengkomunikasikan perihal sosialisasi autisme.

Hingga saat ini, LSCAA telah memberikan pelatihan kepada 5028 guru yang mewakili 1616 Sekolah Dasar se-Jabodetabek. Pemutaran film "Saudaraku Berbeda" telah dilakukan di 24 sekolah dan ditonton oleh 3131 siswa. Orang tua pun dilibatkan dengan berbagi pengalaman dengan yang lainnya yang telah diikuti oleh 264 orang.

London School of Public Relations-Jakarta yang berdiri sejak 1 Juli 1992 adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan program sarjana ilmu komunikasi yang terbagi atas enam konsentrasi pilihan yaitu, Public Relations, International Relations, Marketing, Mass Communication, Visual Design Communication & Advertising dan Performing Arts Communication, serta program pasca sarjana yang terbagi menjadi empat konsentrasi yaitu Corporate Communication, Marketing Communication, International Relations Communication dan Mass Media Management. Saat ini LSPR-Jakarta memiliki 16.264 lulusan serta lebih dari 4.500 mahasiswa/i aktif. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya