Berita

M. Nazaruddin/RM

Hukum

Bocoran Saksi: Nazaruddin Sempat Ancam Elza Lindungi "Bapak"

RABU, 26 APRIL 2017 | 22:39 WIB | LAPORAN:

RMOL. Peniup peluit kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Muhammad Nazaruddin pernah mengancam advokat Elza Syarief untuk melindungi seseorang yang dianggap terlibat dalam kasus korupsi triliunan rupiah itu.

Informasi mengenai adanya ancaman tersebut diutarakan advokat Farhat Abbas usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka pemberi keterangan palsu di kasus e-KTP, Miryam Haryani, Rabu (26/4).

Elza sendiri pernah mendampingi Nazaruddin saat berperkara di kasus dugaan korupsi pembangunan sport center Hambalang. Di kasus itu, Nazaruddin sudah divonis dan tengah menjalani proses penahanan di LP Sukamiskin, Bandung.


"Nazaruddin bilang ke Elza, 'bapak' ini sudah baik, jangan diganggu lagi. Itu perintah ke Elza. Elza berpikir selama ini dia sudah ngomong (bersaksi), masak harus ditarik kembali, sementara di media sudah jelas nama-nama disebutkan. Kalau tiba-tiba disuruh klarifikasi, kan tidak bisa ditutupi," jelas Farhat tanpa merinci.

Dalam pemeriksaan tadi, aku Farhat, penyidik juga sempat mengorek soal perkembangan baru menyangkut intimidasi dan teror yang diduga didapatkan Elza.

"Ada intimidasi, teror, upaya-upaya untuk mencegah jangan sampai proses penyelidikan korupsi e-KTP terbongkar. Itu sudah saya sampaikan kepada KPK, mungkin tidak akan saya sampaikan disini," ujar Farhat.

Tak hanya itu, kata dia, Elza juga sempat mengingatkan Miryam agar tidak mencabut BAP. Alasannya, risiko mendapat hukuman lebih berat atas dasar kesaksian palsu, seperti tuntutan minimal tiga tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

"Tetapi Miryam bandel, bilang mencabut BAP karena tekanan. Miryam bukan hanya menghalangi pemberantasan korupsi tapi juga menghalang-halangi pemeriksaan," imbuhnya. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya