Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Kemenkes Akan Selidiki Dugaan Permainan ULP RSCM

SELASA, 25 APRIL 2017 | 22:41 WIB | LAPORAN:

RMOL. Kementerian Kesehatan diminta segera mengganti Unit Lelang Proyek (ULP) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Presidium Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Haris Pertama menegaskan, pergantian tersebut penting dilakukan lantaran ada dugaan ketidakberesan dalam Pemilihan Mitra Kerja Kerjasama Operasional Laboratorium Patologi Klinik Terpadu RSCM.

"Lelang untuk pekerjaan ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali dan dua kali dibatalkan. Kami menduga ada settingan untuk meloloskan pihak-pihak tertentu," kata Haris dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Selasa malam (25/4).


Hal yang sama diutarakan Haris saat menggelar aksi damai bersama sejumlah aktivis Kamerad di Kantor Kemenkes, Jakarta, siang tadi.

Lelang tersebut, lanjut dia, kembali dilakukan untuk ketiga kalinya. Dalam proses administrasi yang dilakukan terlihat banyak sekali kejanggalan.

"Sangat jelas di dalam persyaratan administrasi ini diberlakukan persyaratan diskriminatif yang sangat bertentangan dengan Perpres, khususnya di bidang pengadaan barang dan jasa, bahwa pengadaan barang dan jasa itu harus dilakukan secara efisien, transparan dan terbuka," jelasnya.

Persyaratan diskriminatif itulah yang akhirnya hanya meloloskan pihak-pihak yang memang pada dasarnya ingin diloloskan.

"Mengapa tidak dibuka secara terbuka dan bertanggung jawab sehingga rumah sakit bisa mendapatkan beberapa calon-calon mitra untuk kemudian memilih yang terbaik bagi kepentingan rumah sakit tetapi malah melakukan persyaratan diskriminatif," tegasnya.

Dia menyebut ada indikasi yang menjadi kecurigaan bagi semua pihak dimana di dalam persyaratan administrasi hanya dicantumkan pengalaman di bidang laboratorium selama empat tahun terakhir.

"Jadi entah apakah itu hanya terbatas pada menjual barang ke laboratorium dan bukan kerjasama operasional bisa diloloskan. Sedangkan pada judul lelang jelas adalah Pemilihan Mitra Kerja Kerjasama Operasional Laboratorium Patologi Klinik Terpadu Rumah Sakit Ciptomangunkusumo, jadi untuk bidang sendiri jelas adalah Kerjasama Operasional," pungkasnya.

Pihak Kemenkes yang diwakilkan oleh Nova dari baguan Hubkormas akhirnya menemui massa Kamerad.

"Beliau (Nova) berjanji Minggu ini akan melakukan penyelidikan dan akan mendapat jawaban dari ULP RSCM," demikian Haris. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya