Berita

Foto: RMOL

Hukum

Polisi Tak Bernyali Hadapi Habib Rizieq

SELASA, 25 APRIL 2017 | 17:44 WIB | LAPORAN:

RMOL. Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Pemuda Relawan NKRI mendesak polisi untuk segera menangkap dan memenjarakan Habib Rizieq Shihab.

Mereka menggelar aksi di depan Main Hall Polda Metro Jaya (PMJ), Selasa (25/4) siang.

"Polisi kini kurang bertaji dan tak memiliki nyali untuk memproses Habib Rizieq. Kami meminta polisi agar dia (Rizieq) diproses hukum. Kami menilai pengusutan kasus ini tak terdengar lagi gaungnya," ujar Koordinator aksi, Irwan lewat pengeras suara.


Dia menekankan, Rizieq juga harus mendapat perlakuan sama di mata hukum, seperti halnya penanganan kasus tindak kriminal lainnya yang ditangani polisi.

"Jangan sampai ada anggapan negara sengaja melakukan pembiaran terhadap Rizieq Shihab. Jangan biarkan negara gaduh akibat provokasinya," papar Irwan disambut teriakan massa.

Rizieq dirasanya tidak hanya kontroversial. Dia juga berpotensi memecah belah warga negara. Khususnya, antar umat beragama.

"Kami tidak ingin ada perpecahan dan intoleransi serta konflik antar agama," tandasnya.

Rencananya, aksi pemuda yang berjumlah puluhan itu dilakukan untuk mengawal agenda pemeriksaan terhadap Rizieq dan istrinya Ummi Fatiyah. Termasuk, pemeriksaan Firza Husein dan rekannya Emma.

Keempatnya diagendakan untuk memberikan keterangan terkait penyebaran konten pornografi yang menghebohkan dunia maya beberapa waktu lalu. Sehingga, penyidik perlu mengkonfrontir keempatnya untuk mendalami, apakah pembicaraan yang menggunakan media aplikasi pesan elektronik WhatsApp itu asli atau hanya editan belaka. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya