Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Di Pledoinya, Ahok Berkisah Tentang Finding Nemo

SELASA, 25 APRIL 2017 | 10:15 WIB | LAPORAN:

Terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membacakan pledoi atau nota pembelaan dirinya di hadapan hakim sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, hari ini (Selasa, 24/4).

Ada yang unik dari pledoi yang dibacakan Ahok. Ia mengulas film Finding Nemo yang bercerita tentang kehidupan seorang ikan di dalam laut.

Ahok mengatakan, papa Nemo tidak memberikan izin Nemo karena khawatir Nemo akan tertangkap karena banyak ikan yang terjepit jaring. Nemo tetap nekat masuk ke jaring karena badannya kecil. Sementara yang masuk ke jaring ikan yang berukuran besar.


"Lalu kita hidup di zaman di mana orang-orang itu berenangnya salah arah, jadi persis seperti ikan, yang benar harusnya berenang ke bawah tapi semua ikan ikut jaring ke atas. Kalau dibiarkan ikut ke atas ikan ikut kejaring dan mati," kata Ahok.

Nemo, lanjut Ahok, tetap berenang berlawanan arah dan arus.

"Begitupun hidup di dunia, kadang kita melawan arus melawan orang yang ke arah berbeda sama kita," ucap Ahok berumpama.

Di kisah Finding Nemo, Ahok menambahkan, Nemo nekat melawan arah untuk menyelamatkan Dori si ikan biru. Papa Nemo pun akhirnya mengikhlaskan Nemo untuk masuk. Begitu Nemo berhasil, tak satupun ikan yang mengucapkan terima kasih saat Nemo terkapar pingsan.

"Jadi inilah yang harus kita lakukan. Sekali pun kita melawan arus semua, melawan semua orang berbeda arah kita harus tetap teguh, semua tidak jujur nggak apa-apa, asal kita sendiri jujur. Mungkin setelah itu tidak ada yang terima kasih sama kita, "kata Ahok.

"Jadi orang tanya sama saya kamu siapa saya bilang saya hanya seorang ikan kecil Nemo di tengah Jakarta seperti itu. Ini pelajaran untuk kita," imbuh Ahok.[wid]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya