Berita

Foto/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Katar: Anies-Sandi Jangan Lalai Apalagi Arogan

SENIN, 17 APRIL 2017 | 12:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan tim diingatkan tidak lengah menjelang detik-detik pencoblosan Pilkada Jakarta putaran kedua pada 19 April lusa.

Walau berbagai lembaga survei memprediksi pasangan nomor urut 3 bakal menang, Anies-Sandi dan tim tetap tidak boleh lalai apalagi arogan.

"Harus tetap waspada, hati-hati karena dari pantauan kami pihak lawan tengah menggunakan segala cara untuk bisa menjegal kemenangan Anies-Sandi yang sudah di depan mata," kata Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto, Senin (17/4), dilansir dari RMOL Jakarta.


"Jangan terlalu bergembira seolah telah menang sebelum hari kemenangan yang sebenarnya datang setelah pencoblosan," tambah SGY, demikian Sugiyanto disapa.

Ia mengharapkan timses Anies-Sandi tetap fokus dan serius mengantisipasi permasalahan yang ada. Kecurangan, politik uang, dan data pemilih bermasalah harus dapat diantisipasi dan dicegah sekuat tenaga.

"Saat ini berbagai kecurangan itu banyak sekali modelnya, seperti maraknya pembagian sembako gratis yang tertangkap tangan dan lainnya. Jadi tim harus benar-benar waspada," ujar SGY.

Ditegaskannya, tim Anies-Sandi wajib bersiaga 24 jam penuh. Tidak boleh berleha-leha karena akibatnya akan fatal dan mengakibatkan kekalahan. Karena yang dihadapi dalam pilgub ini bukan hanya seorang Ahok semata, namun juga kekuatan besar di belakang Ahok.

"Mulai dari oknum pemerintah, aparat, hingga pengusaha-pengusaha yang mendukung Ahok. Semuanya tidak tinggal diam. Mereka sangat ingin Ahok menang apapun caranya. Jadi kita harus waspada. Intinya 99 persen kemenangan akan menghampiri Anies-Sandi bila faktor kehati-hatian dan kewaspadaan dijalankan maksimal," tutup SGY. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya