Berita

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo/Net

Hukum

Gatot Akui Ada Kelompok Yang Ingin Merusak NKRI

Di Depan 10 Ribu Santri Cirebon
SENIN, 17 APRIL 2017 | 09:25 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mulai risau dengan keberadaan kelompok yang ber­potensi besar merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Kerisauan tersebut terungkap saat Gatot berbicara di hadapan 10.000 Santri Pondok Pesantren Buntet pada acara Haul Al-Marhumin Sesepuhan Warga Pondok Buntet, di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu malam (15/4).

"Saat ini bangsa Indonesia sudah mulai membentuk kelompok-kelompok. Ada yang merasa hebat sendiri, merasa paling mendirikan bangsa ini. Inilah yang harus kita waspadai, adanya kelompok yang paling merasa benar, paling hebat," tegas Gatot dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka, kemarin.


Kendati tidak merinci kelompok mana yang dia mak­sud, Gatot menilai bahwa apa yang dilakukan kelompok-kompok tersebut tidak sesuai dengan apa yang dilakukan para ulama saat memperjuangkan kemerdekaan negara ini.

Sebab, di zaman memper­juangkan kemerdekaan bangsa ini para ulama bersatu padu dengan umat agama lain, ber­bagai suku.

"Ini adalah sejarah yang tidak bisa kita pungkiri. Kita merdeka karena adanya peran aktif para Kyai dan Ulama bersama dengan umat agama lain, berbagai macam suku, berjuang memerdekakan bangsa ini," ujarnya.

Bekas Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) itu juga menyam­paikan, sejarah kemerdekaan Indonesia tidak bisa lepas dari adanya persatuan antara Ulama, para Santri dan TNI yang saat itu dipimpin Jenderal Sudirman.

"Pada masa itu beliau oleh anak buahnya dipanggil Kyai. Dan ini juga bukti bahwa TNI tidak bisa terlepas dari para Kyai dan para Ulama serta Santri," ucapnya.

Oleh sebab itu, Jenderal bin­tang empat tersebut mengin­gatkan, agar masyarakat tetap berdiri teguh dan tidak membe­dakan agama satu dengan yang lain untuk mengisi kemerdekaan dan mempertahankan NKRI.

"Negara Indonesia adalah mayoritas beragama Islam, yang benar-benar demokrasi dalam mengajarkan kebaikan. Ini yang mesti kita teruskan, sesuai apa yang dilakukan pendahulu kita," pintanya.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI berharap mo­mentum Haul ini untuk mem­bangkitkan kebersamaan sesama Ulama dan Santri yang turut berperan berjuang merebut ke­merdekaan.

"Jangan sia-sia kan mereka, kita lanjutkan perjuangan den­gan bergandengan tangan agar bangsa Indonesia tetap aman, tenteram dan hidup dalam sendi-sendi Pancasila," ungkapnya.

Selain itu, Gatot menegaskan akan melakukan penambahan jumlah pasukan TNI untuk mem­bantu pengamanan pemungutan suara Pilkada DKI putaran kedua pada tanggal 19 April 2017 men­datang. Dan penambahan pers­onel tersebut akan diberlakukan di semua TPS.

"Tentu ada penambahan. TPS-nya saja ada berapa sekarang? Tapi minimal di 1 TPS ada 1 personel," katanya.

Dia bahkan mengaku sudah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait pengamanan tersebut. Dan dia menyerahkan sepenuhnya ke­pada pihak Polri untuk mengatur di TPS mana saja personel TNI akan ditempatkan.  ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya