Berita

Megawati/Net

Politik

Megawati Dinilai Panik Jelang Pencoblosan Putaran Dua

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 18:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tengah panik menghadapi hari pemungutan suara putaran kedua Pilgub DKI digelar 19 April mendatang.

Kepanikan itu nampak saat Megawati menyerukan agar warga ibukota yang memiliki hak pilih namun tidak masuk dalam daftar pemilih tambahan, bisa memberikan suaranya di TPS-TPS.

Begitu kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya'roni kepada redaksi, Jumat (14/4).


"Sepertinya Mega panik karena ada tuntutan calonnya di DKI harus menang, karena di pilkada-pilkada lain banyak jagoan PDIP tumbang," ujarnya.

Kata Syaroni, Mega semakin panik karena hampir semua hasil survei dan polling yang dirilis jelang pemungutan suara menyatakan Anies-Sandi unggul dari Basuki-Djarot.

Selain panik, dengan pernyataan itu Mega bisa dianggap arogan. Sebab, Mega tidak menghargai kerja penyelenggara pemilu yang sudah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan pilgub DKI sesuai aturan yang berlaku.

Mestinya kalau Mega mendapati pendukungnya belum terdaftar, maka Mega bisa memerintahkannya untuk segera mendaftarkan diri kepada penyelenggara pemilu. Karena untuk putaran kedua ini, KPUD DKI telah membuka posko-posko untuk mengakomodasi warga yang belum terdaftar.

"Kalau warga tidak memanfaatkan kesempatan ini maka jangan salahkan penyelenggara pemilu," kata Sya'roni RMOLJakarta. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya