Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Polisi Harus All Out Uber Penyerang Novel Baswedan!

RABU, 12 APRIL 2017 | 07:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan merupakan tindakan brutal yang dilakukan secara brutal.

Begitu kata mantan Menko Maritim Rizal Ramli dalam kicauannya di akun jejaring sosial Twitter @RamliRizal, Rabu (12/4). Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja melakukan penyerangan tersebut.

"Teror terhadap penyidik KPK brutal dan vulgar. Ada "begal" yang lakukan itu," ujar ekonom senior itu.


DR Rizal Ramli meminta agar penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini. Hal ini senada dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta kasus ini diselesaikan hingga tuntas.

"Jokowi sudah perintahkan. Aparat harus uber all out!," pungkasnya.

Novel Baswedan mendapat serangan dari orang tak dikenal kemarin pagi. Serangan itu berupa penyiraman air keras ke arah wajahnya hingga menyebabkan kedua pelipis mata dan dahinya terluka. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya