Berita

Ahok/Net

Politik

Ahok Disarankan Segera Bikin Pidato Kekalahan

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 16:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Calon petahana gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disarankan untuk segera merancang pidato kekalahan untuk dibacakan pada Rabu (19/4) sore.

Saran itu sebagaimana disampaikan Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak), Lieus Sungkharisma seperti diberitakan RMOLJakarta, Minggu (9/4).

Menurutnya, saat ini warga DKI Jakarta sudah tidak ada yang menghendaki Ahok sebagai gubernur karena perangainya yang tidak terpuji.


"Ahok harus siapkan pidato kekalahan sejak sekarang. Apapun dilakukan udah nggak mempanlah. Sudah tinggal berapa hari lagi siap-siap aja video besar dia menerima kekalahan," kata Lieus.

Meski demikian, Lieus memastikan bahwa nama Ahok akan menjadi legenda dan terus dikenang oleh masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta.

Namun, melegendanya calon nomor urut dua itu bukan karena prestasi dalam membangun Jakarta, melainkan hal-hal negatif yang ditorehkan selama menjadi orang nomor satu di ibukota.

"Sudah cukup, Ahok kan namanya sudah melegenda kan. Ahok melegenda karena negatifnya, negatifnya, mana ada yang positif. Itu harus kita akui. Saya sih happy. Sebagai warga Tionghoa saya nggak keberatan itu. Sayang MURI (Museum Rekor Indonesia) nggak bisa memberikan penghargaan untuk hal-hal seperti itu kan," papar Lieus. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya