Berita

ahokers/net

Politik

Ahokers Mau Nyidang Lieus

RABU, 05 APRIL 2017 | 16:28 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

TIGA puluhan Ahokers hendak menyidangkan Lieus Sungkharisma, malam ini Rabu 5 April 2017.

Salah satu ciri khas archetypal Ahokers: SOK PINTER.

Mereka pikir Ahok bersih dari korupsi, kinerja hebat, capable, terampil dan sebagainya. Faktanya, tidak begitu.


Di sosmed, ternyata di real world, mereka merasa paling pinter sendiri. Padahal mereka korban tim pencitraan berbudget besar di balik fenomena Ahok. Mereka sudah jadi korban sejak tahun 2012.

Kali ini, puluhan Ahokers yang merasa paling pinter semakin pede. Mereka ingin nyidang, nyalahin Lieus. Karena Lieus sering bilang Ahok ngga bersih-bersih amat, Ahok mirip PKI gaya baru, Ahok penista agama.

Di antara tiga puluh nama cina Ahokers, tak satu pun se-ngetop dan se-tajir Yusuf Hamka, Raja Jalan Tol dan ex owner Indosiar. Berbeda secara diametral, Yusuf Hamka pro Lieus. Kadarnya sampe nyaris fanatik. Sedangkan ketiga-puluh ahoker anti Lieus, who the hell are they?

Tentu saja, puluhan Ahokers ini merasa lebih pinter dari Lieus Sungkharisma. Padahal, pengalaman dan partisipasi politik mereka jauh di bawah Lieus. Berorganisasi aja, mereka ngga pernah. Lieus jebolan Lemhanas, alumni KNPI, Ketua Generasi Muda Budhis dan sebagainya.

Fenomena ini mirip dengan "an undertaker is thinking smarter than an archaeologist."

Mereka penggali kubur yang mengira lebih pintar dari seorang arkeologis. Sama-sama tukang gali tanah. Si arkeologis jarang sukses menemukan fosil. Tapi si penggali kubur pasti dapet duit setiap kali melakukan penggalian. Karena itu, si penggali kubur merasa lebih pintar.

Persis sama dengan puluhan ahoker yang merasa lebih pinter urusan politik dan Ahok daripada Lieus Sungkharisma. [***]

Penulis merupakan aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK)


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya